Yerry Mina Merinding Bertemu Lionel Messi

Yerry Mina

Penandatanganan baru Barcelona Yerry Mina x merinding saat bertemu dengan pemain yang terbaik di dunia Lionel Messi untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan klub tersebut dimana Klub raksasa Catalan tersebut mengumumkan kesepakatan 11,8 juta euro untuk membawa Mina dari Palmeiras pada hari Kamis, pemain internasional Kolombia meletakkan kertas pada kontrak lima setengah tahun dan pemain berusia 23 tahun itu senang bisa bergabung dengan klub yang memiliki talenta papan atas, yang merinci dampak pertemuan pertamanya dengan Messi dan Luis Suarez terhadapnya. “Bagi saya, Messi adalah yang terbaik di dunia dan Kesan pertama yang saya dapatkan darinya adalah kerendahan hati serta Saya merinding saat Messi mendekati saya dengan Suarez di ruang ganti, “kata Mina.

Dia mengangkat alis dengan melangkah ke lapangan Nou Camp dengan kaki telanjang saat presentasinya ke pendukung. “Ada sebuah pepatah di negara saya yang mengatakan, Sentuhlah negeri yang ingin Anda taklukkan dengan telapak kaki Anda dan inilah saya ingin membuat sejarah bersama semua orang sebab saya selalu melakukannya dan saya berharap bisa sukses, Saya datang untuk bekerja dan untuk berkontribusi pada tim dan belajar dari rekan satu tim saya dan Ini klub hebat dan sejak tiba Anda bisa merasakan suasana di sini. ” Mina akan bersaing dengan Gerard Pique, Thomas Vermaelen, Samuel Umtiti dan Javier Mascherano untuk mendapatkan tempat di pusat pertahanan Ernesto Valverde.

Ini bisa mewakili risiko hanya lima bulan sebelum partisipasi Kolombia di Piala Dunia, namun mantan pemain Palmeiras tidak memiliki kekhawatiran tentang potensi kehilangan itu sambil Mina berkata “Saya diberi kesempatan untuk datang sekarang dan saya tidak berpikir dua kali sebab saya akan bekerja untuk membawa sesuatu ke pemain terbaik di dunia dan Saya tenang karena Saya datang untuk bekerja, berkontribusi, menjadi yang terbaik dengan pekerjaan yang akan kita semua lakukan, saya akan berjuang untuk berada di Piala Dunia dan juga saya harus melangkah selangkah demi selangkah.”