Unai Emery : Europa Sudah Lebih Bergengsi

Unai Emery

Unai Emery siap-siap untuk final Liga Europa yang ke empat dalam karirnya, yang pertama bersama dengan Arsenal. Menurut dia, sekarang Liga Europa telah lebih berprestise.

Arsenal tinggal beberapa langkah pastikan ticket final Liga Europa. Sesudah menang 3-1 di Emirates pada putaran pertama, The Gunnersgantian akan berkunjung ke tempat Valencia pada putaran kedua, Jumat (10/5/2019) dini hari WIB.

Kompetisi ini penting untuk Arsenal. Tidak hanya adalah hanya satu kesempatan untuk akhiri musim dengan titel juara, ini jadi jalan paling baik untuk maju ke Liga Champions musim depan.

Sudah diketahui, Arsenal hampir tentu tidak berhasil finish empat besar di Premier League. Ada di tempat lima sesaat dengan 67 point dari 37 pertandingan, Mesut Oezil dkk memang hanya tiga point dari Tottenham Hotspur di posisi empat.

Tetapi Arsenal ketinggalan jauh dalam beda gol, dimana mereka defisit delapan gol.

Buat Emery, yang memiliki pengalaman memenangkan kejuaraan ini 3x berturut-turut bersama dengan Sevilla pada 2014-2016, gelar Liga Europa sekarang bertambah gengsinya. Buat Arsenal yang belum punyai riwayat besar di pertandingan Eropa, trofi Liga Europa jelas harus dilihat serius.

“Saya pertama-tama bertanding untuk gelar ini di Valencia, saat masih bernama Piala UEFA serta adalah titel yang kurang berprestise dari saat ini menurut saya. Gelar ini telah tumbuh,” kata Emery diambil Sky Sports.

“Ini telah jadi gelar penting untuk semua team yang tidak ada di Liga Champions, dan untuk beberapa team yang turun ke kompetisi ini jadi peluang ke-2. Seperti Valencia musim ini.”

“Ini ialah gelar yang kebanyakan orang ingin menangkan. Memberi tim-tim tempat Liga Champions melalui Liga Europa itu ialah hadiah yang adil. Saya telah lihat perubahan itu.”

“Pertama-tama saya memenanginya bersama dengan Sevilla, kami tidak memperoleh akses Liga Champions. Kedua-duanya kalinya, baru kami temukan. Itu ialah gelar yang atraktif serta makin atraktif: kita telah lihat Manchester United, Atletico, Sevilla menantang Liverpool (di final).”

“Tuntutannya tinggi serta kebanyakan orang menginginkannya, jadi satu gelar, bukan jadi jalan ke Liga Champions. Di club mana saja seperti Arsenal atau Valencia, titel-titel harus menjadi tujuan. Arsenal baru punyai dua gelar Eropa dalam riwayat mereka: Piala Fairs serta Piala Winners, tidak satupun masih eksis kejuaraannya,” pungkasnya.