Tidak puas dengan kemenangan Chelsea karena buruk ‘Maurizio Sarri’

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri tampaknya sukses untuk meraih kemenangan pada saat di laga di keduanya di Premier League yang di gelar pada tanggal (18/8). Namun ia akan mencoba untuk mengaku dengan adanya yang masih belum puas dengan penampilan para pemainnya.

Namun, Arsenal akan mencoba menghadapi di dukunganya sendiri, maka dari tim The Blues akan sempat lebih unggul lagi dari dulu. Maka dengan cara melalui aksi Pedro Rodriguez dan Alvaro Morata. Sehingga dengan tuan rumahnya lengah hingga The Gunners akan berhasil mencentak dengan balasan dua gol.

Setelah bermain dengan kedudukan imbang dua sama cukup lama, maka akhirnya gol kemenangan yang di cetak oleh Chelsea pada di masa-masa akhir pertandingan. Sehingga dengan adanya salah satu pemain yang berasal dari Spanypl itu bernama Marcos Alonso juga telah berhasil mencetak gol di menit ke delapan puluh satu dan sehingga kemenangan untuk timnya.

 

Usai pertandingan, Sarri akan mencoba untuk mengatakan bahwa juga telah adanya kemenangan yang diraih dari laga yang sangat berat ini sangat penting. Dan ia akan untuk memusatkan dengan perhatiannya pada saat dengan permainan timnya yang dinilainya buruk selama lima belas menit.

 

“Namun di musim ini, kami merasa dengan tidak sangat mudah agar bisa untuk mendapatkan point. Kami akan untuk mementingkan dengan pencapai target karena kami telah bermain dengan yang sangat buruk saat di menit tujuh puluh lima.” Ujar Maurizio Sarri.

 

Sehingga telah dengan jarak pandangan yang tercipta antara untuk membuat timnya yang akan merasa dengan kesulitan agar bisa mencuri bola dari penguasaan lawan. Tetapi ia telah merasa bersyukur karena ada yang masih menang walaupun masih bisa sempat terkejar.

 

“Itu sangat merasa dengan kesulitan karena kami juga telah kehilangan jarak antar pemain, dan sehingga tidak akan mampu untuk bisa mengambil bola yang telah hilang dengan memberikan tekanan seperti tim. Jadi saat itu kami memang benar-benar saat berada dalam masalah.” Ujar Sarri.