Teringat masa bakti Jose Mourinho di Stamford Bridge, Cesc Fabregas mengaku mengalami kesulitan tidur saat teringat di bawah pemimpinan Mourinho bersama Chelsea

Jose Mourinho

Kabar kali ini dikaitkan pertemuan kedua klub raksasa asal Inggris, sebagaimana beritanya jika klub Chelsea bakal menjamu kedatangan pasukan milik klub Manchester United di dalam laga lanjutan yang akan terjadi di Liga Inggris 2017-2018. Lebih tepatnya, kedua tim papan atas tersebut akan terjadi pada pekan ke-11 yang akan berlangsung di Stamford Bridge pada hari Minggu 5 November 2017 malam WIB. Mengetahui laga yang akan terjadi di pertandingan besar, hal ini pun membuat pemain gelandang andalan milik klub berjulukan The Blues angkat bicara yaitu Cesc Fabregas. Sebagai mantan pemain yang pernah di bawah pemimpinan sosok Jose Mourinho yang merupakan mantan pelatih utama bersama Chelsea, seperti yang sudah diketahui jika Mourinho saat ini sedang menjadi pelatih utama bersama klub Manchester United.

Sebelumnya, Cesc Fabregas pun disebut-sebut sempat mencoba kembali tampil baik pada Desembet 2015 musim lalu bersama tim skuadnya itu. Tepatnya, ketika Mourinho yang berstatus sebagai pelatih utama di Stamford Bridge baru saja di pecat sebagai pelatih utama oleh para petingi milik klub Chelsea. Dalam insiden tersebut, kenyatannya itu merupakan masa-masa sulit bagi tim skuad berjulukan The Blues yang mengalami penurunan performa setiap kali tampil di atas lapangan. Lantas hal ini pun membuat salah satu pemain gelandang andalan milik Chelsea ini pun memiliki masalah yang sulit, dan Fabregas mengakui jika dalam kondisi tersebut dia mengalami susah tidur yang mengetahui Jose Mourinho sebagai pelatih di pecat oleh petingi klubnya.

“Mengingat masa-masa sulit kami di bawah pemimpinan Jose Mourinho sebagai pelatih utama di Stamford Bridge, jujur saya pikir itu adalah kondisi yang sulit bagi kami semuanya terutama saya. Bukan hanya mengalami banyak pikiran, bahkan saya mengalami kesulitan untuk bisa tidur ketika kami sedang berada di masa-masa sulit.”Ucap pemain gelandang andalan milik klub Chelsea, Cesc Fabregas.

Sedangkan untuk berita lainnya, memang pasukan Chelsea sukses meraih kesuksesan dalam gelaran Liga Inggris 2014-2015 yang mampu finish sebagai juara. Prestasi hebat milik The Blues ini pun terbilang bagus, namu prestasi kesuksesan menjuarai musim lalu itu tidak berlaku pada gelaran musim 2015-2016 yang di akhiri kehancuran pasukan The Blues. Musim yang sudah berlangsung hingga pekan ke-16, malahan Chelsea hanya mampu menduduki posisi 16 besar saja dengan mengumpulkan 15 poin. Masih belum sampai disana saja, melainkan mereka hanya mampu unggul satu poin dari perolehan milik klub Normich City yang pada saat itu berada di posisi ke-18 besar atu zona degradasi.

Bearti proses pemecatan yang di alami Mourinho sebagai pelatih ini pun hal yang wajar atau pantas, prestasi yang buruk ini lantas membuat pelatih berkebangsaan Portugal itu langsung mendapatkan surat pemecatan dari jabatannya dari kursi kepelatihnya di Stamford Bridge. Dalam situasi yang bersamaan, Mourinho juga sempat membeberkan jika hal ini bisa terjadi di karenakan ada beberapa nama pemain yang sengaja bermain buruk dan membuat The Blues mengalami penurunan prestasinya.

“Saya masih bertanya-tanya kepada diri saya sendiri, saya dan beberapa nama pemain lainnya yang sempat di sebut oleh Mourinho telah bermain malas-malasan. Dan tentu pernyataan itu membuat hati kecil saya ini merasa sedih, meski begitu dengan pernyataan yang dituduh langsung Mourinho kepada kami. Saya tidak mau semuanya semakin buruk, dan hingga saat ini saya dengan Mourinho masih memiliki hubungan yang cukup baik.”lanjutnya Cesc Fabregas.