Taruhan Bola Online-Leicester City Curi Kemenangan 1-0

Taruhan Bola Online

Taruhan Bola Online – Tottenham Hotspur harus menerima pil pahit ketika menjamu Leicester City dalam laga lanjutan Premier League yang berlangsung di White Hart Lane, Kamis (14/1/2016) dinihari WIB. Tim tamu berhasil mempencundangi Spurs dengan kemenangan tipis 0-1 berkat gol semata wayang Robert Huth. Hasil positif ini mengantarkan The Foxes kini sejajar dengan Arsenal yang masih berada di puncak klasemen sementara Premier League melalui koleksi 43 poin. Catatan bagus ini juga seakan menegaskan bahwa Leicester City memang menjadi penantang serius dalam perebutan gelar juara di musim 2015/2016 dengan performa gemilang dan konsisten.

Jual beli serangan sudah terjadi dari menit-menit awal laga berjalan. Seperti diketahui, Leicester City sudah cukup lama tidak lagi membobol gawang lawan harus dihadapi dengan Spurs yang mempunyai trek rekor baik bermain di kandang. Namun dengan percaya diri tinggi dan mampu memanfaatkan situasi di sepanjang pertandingan, Leicester City akhirnya melanjutkan tren positif dengan menaklukkan Spurs. Sementara itu, fakta uniknya Leicester City terakhir kali bisa menang di markas Spurs terjadi di Oktober 1999 dan baru bisa kembali mengulangi hal yang sama di musim ini.

Walaupun tim asuhan Claudio Ranieri lebih banyak mendapatkan serangan dari Spurs yang tampil dominan baik dari segi penguasaan bola dan banyaknya peluang terjadi namun berakhir dengan sia-sia akibat penyelesaian akhir tidak maksimal. Keajaiban serta keberuntungan justru lebih memihak kepada Leicester City dalam menebar ancaman kepada para rival di papan klasemen.

Empat hari yang lalu kedua tim ini sudah bertemu di FA Cup dan berjumpa lagi di Premier League. Namun ada perbedaan tentunya di starting eleven Leicester City dengan memasukkan nama Jamie Vardy. Meskipun berstatus sebagai tim tamu, Leicester City terlebih dahulu mengambil inisiatif untuk menggempur pertahanan Spurs lewat aksi kerjasama N’Golo Kante, Shinji Okazaki dan Danny Drinkwater. Kokohnya pertahanan Spurs membuat semua kesempatan Leicester City tertutup untuk membobol gawang yang dikawal Tim Howard. Spurs juga memberikan perlawanan melalui aksi Christian Eriksen dan hampir membuat gol pertama jika seandainya Kasper Schmeichel tidak sigap membuat penyelamatan menghindari masuknya bola. Sampai jeda turun minum, tidak ada satu gol pun yang bisa diciptakan kedua kubu sehingga skor 0-0 tetap bertahan.

 

Di paruh kedua Spurs yang mengendalikan permainan dan memperoleh peluang cukup besar untuk mencetak gol di menit awal. Kans dari Erik Lamela untuk membobol gawang Leicester City nyaris terjadi, namun  arus bola terlalu kuat dan melebar tipis. Peluang kembali dihadirkan Harry Kane dalam upaya penasaran atas ketangguhan Schmeichel. Akan tetapi, lagi-lagi kiper asal Denmark itu masih sulit untuk diperdaya setelah membendung bola sebelum mengenai mistar gawang. Lamela kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan kesempatan emas di 15 menit menjelang bubaran. Akan tetapi, para pemain Leicester City lebih bermain aman dengan menerapkan sistem defensif untuk memperkecil pergerakan dan membuat pengawalan ketat terhadap pemain penyerang Spurs.

 

Manajer Spurs, Mauricio Pochettino yang melihat para anak asuhnya bermain secara monoton lalu membuat perubahan dengan menurunkan Son Heung Min serta Moussa Dembele untuk membuat penyegaran dalam serangan. Keputusan itu ternyata masih belum ampuh untuk memecah kebuntuan, Justru Leicester City mampu memaksimalkan kelengahan para bek Spurs yang asik membantu menyerang. Di menit ke-82, seluruh pendukung tim tuan rumah terbungkam setelah Robert Huth mencetak gol setelah memanfaatkan umpan silang Christian Fuchs dengan tandukan kepala. Gol ini pun menjadi satu-satunya yang tercipta hingga usai laga.  Tambahan tiga poin  ini menjadikan Leicester City meraup kemenangan yang untuk ke-12 kalinya dan mempunyai raihan poin sama dengan The Gunners hanya berbeda selisih gol saja.