Takluk dari Arema, Perseru Nilai Telah Tampik Maksimal

Arema Perseru

Keinginan Perseru untuk mengambil point di kandang Arema FC tidak dapat terwujud. Perseru malah menerima kekalahan telak 1-4 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu sore (11/11/2018).

Kekalahan itu membuat tempat Perseru tidak bergerak dari basic klassemen Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak. Jeratan degradasi juga makin dekat.

Tapi, hal tersebut tidak membuat scuad berjulukan Cenderawasih Jingga itu putus harapan. Malah pelatih Perseru, Wanderley Junior, lihat perform team asuhannya telah bagus saat menantang Arema hingga ada prospek mencapai point di empat pertandingan tersisa supaya bisa keluar dari zone merah.

“Jarak kami dengan PS TIRA, PSMS, serta Sriwijaya FC tidak lebih dari tiga point. Jadi, waktu kami menang di pertandingan setelah itu, ada kesempatan untuk naik di klassemen,” kata pelatih dari Brasil itu.

Sebetulnya dalam pertandingan menantang Arema, Perseru sudah sempat memberi desakan pada tuan-rumah. Terpenting dalam beberapa waktu awal.

“Kami gagal manfaatkan kesempatan yang ada. Walau sebenarnya, menit awal pemain dapat bermain sesuai dengan skenario. Tetapi, sesudah Arema cetak gol, kami kehilangan irama. Beberapa gol dari Arema ada juga yang berawal dari kekeliruan kami,” lanjut Wanderley.

Kekeliruan itu yang akan diperbaiki Wanderley. Akan tetapi, yang lebih menggembirakan, permainan gabungan di bidang sayap telah berjalan prima. Hal tersebut yang akan jadi senjata Perseru dalam empat pertandingan tersisa di Liga 1 2018.

“Pada laga barusan, Arema sukses menuai gol. Baik dari bola mati ataupun permainan terbuka. Sedang kami tidak dapat mengoptimalkan kesempatan. Jadi, memang Arema lebih wajar menang. Tetapi, kami tidak sedih, masih tetap ada kesempatan untuk menang serta lolos dari degradasi,” tambah bekas pelatih Persiba Balikpapan itu.

Dalam empat laga paling akhir, Perseru akan melayani Borneo FC serta Madura United. Sedang dua pertandingan tandang mesti ditempuh, menantang Persib Bandung serta Persipura Jayapura.

Semua lawan itu adalah team dengan materi pemain diatas Perseru. Tapi, Wanderley malas berputus harapan sebab ia yakin keberuntungan akan tiba pada team asuhannya.