Sir Alex Ferguson Mengomentari management Liverpool

Alex Ferguson

Untuk saat ini baru saja dikabarkan bahwa Bekas pelatih Manchester United yang bernama  Sir Alex Ferguson, terasa Liverpool memiliki hak kecewa dengan perilaku yang diperlihatkan oleh pemain bintangnya Philippe Coutinho sepanjang bursa transfer musim panas 2017.

Memang isu tentang Philiipe Coutinho dengan Liverpool sampai saat ini masih sangat hangat diperbincangkan di media, dikabarkan memang Coutinho sudah ingin segera mengakhiri kariernya di Liverpool dan mencoba memulai karier barunya di club yang cocok baginya.

Playmaker berkebangsaan Brasil itu belum juga tampak membela The Reds –julukan Liverpool- karna alami cedera punggung. Diluar itu Coutinho juga diberitakan menampik untuk bermain karna memaksa geser menuju raksasa Katalunya, Barcelona.

Coutinho beritanya sudah menyerahkan keinginan transfer sesudah lihat tawaran pertama Barcelona yang tidak diterima oleh Liverpool bulan ini karena kemampuan Coutinho masih sangatlah diperlukan di atas lapangan. Sesaat, Ferguson menilainya ada kekeliruan dalam langkah yang dipakai pemain berumur 25 th. itu untuk geser dari Anfield.

Barcelona sendiri tentu tidak sabar untuk memasukkan Coutinho di dalam tim, karena dengan kehadirannya di dalam tim dapat memberikan dorongan dan juga perubahan yang cukup besar terhadap performa tim untuk kedepannya nanti.

“Saya fikir manajemen yang kuat begitu perlu dalam kondisi ini. Sisi dari pekerjaan Anda jadi pelatih yaitu untuk mendidik ciri-khas pemain Anda hingga mereka mempunyai tanggung jawab atas apa yang mereka kerjakan, ” jelas Ferguson

 “Ini pastinya begitu tidak sesuai harapan karna saya percaya dalam masalah Liverpool, mereka lakukan pekerjaan yang begitu bagus dalam buat pemain seperti Coutinho sekarang ini. Ini pastinya sedikit tidak sesuai harapan namun Anda mesti mengatasinya serta jendela transfer tidak menolong dalam kondisi itu, ” selesainya.

“Jika bursa transfer ditutup pada Juli, Coutinho selalu bermain serta sudah pasti problem begini juga akan selesai. Referensi yang kami saksikan yaitu tutup jendela transfer sebelumnya musim diawali. Akhirnya tiap-tiap orang tahu pemain mana yang mereka punyai serta tidak menanti untuk lihat apa hasil pertama yang juga akan berlangsung, ” selesainya.