Simpati Rakitic Terhadap Buffon

Gianluigi Buffon

Barcelona – Akhir karier dari Gianluigi Buffon bakal terasa kurang sempurna sebab gagal tampil pada Piala Dunia. Ivan Rakitic pun bahkan bersedia untuk bertukar tempat dengan Buffon.

Buffon, 39 tahun, bakal pensiun usai Piala Dunia 2018. Sayangnya, rencana itu tak berjalan sesuai dengan harapan menyusul dengan kekalahan timnas Italia dari Swedia pada pertandingan playoff dengan agregat 0-1.

Usai kegagalan itu, Buffon tak kuasa membendung air matanya setelah laga. Dirinya jugalah yang paling banyak memperoleh simpati mengingat reputasinya dengan sebagai pemain selama ini.

Rakitic bakal berhadapan dengan Buffon ketika Barcelona berkunjung pada Juventus di lanjutan Liga Champions. Timnas Kroasia, lolos ke Rusia usai menaklukkan Yunani dengan agregat 4-1 jadi pemain terakhir yang menyesalkan absennya penjaga gawang legandaris tersebut.

“Aku ingin sekali bilang pada Buffon untuk menggunakan tempatku sebab apa yang telah dirinya lakukan di sepakbola benar-benar begitu luar biasa, tiada duanya,” sanjung Rakitic.

“Disaat seorang bocah menulis suatu line-up ideal, selalu ada nama dari Buffon. Aku tak dapat menjelaskan seperti apa dirinya pada akhir laga dalam suasana hati sepert yang itu dan juga bagaimana rasanya berada di dekat dirinya. Sungguh disayangkan dirinya tidak dapat mengakhiri karier pada Piala Dunia yang lain dan juga aku benar-benar mau sekali memberi dirinya kesempatan tersebut,’’ sambung Rakitic.

“Sulit untuk absen pada turnamen seperti itu. Disaat Anda melihat dirinya menangis pada wawancara di akhir laga itu (menghadapi Swedia), Anda ingin menangis bersama dengan dia.”

Buffon pun merespons simpati dari Rakitic dengan hangat lewat media sosial. Tetapi, tawaran dari Rakitic pun ditolaknya.

“Kepada @ivanrakitic, dengan sebagai seorang penjaga gawang aku mungkin masih dapat bermain namun bermain bagi Krosia sebagai seorang gelandang pada posisimu mungkin bukan suatu ide yang bagus: aku mengatakan ini untuk kebaikanmu,” tulis Buffon pada Twitter.

“Terlepas dari hal leluconnya, kata-katamu benar-benar suatu hadiah yang indah. Terima kasih terhadapmu dan juga @JordiAlba: jersey-ku menunggumu,’’ sambung Buffon.