Setelah 13 Tahun, Fabregas Akui Dirinya Pelaku Pelemparan Pizza Ke Wajah Alex Ferguson

Alex Ferguson

Baru baru ini pemain tengah milik Chelsea, Cesc Fabregas mengakui bahwa dirinya adalah pelaku pelempar pizza ke wajah Sir Alex Ferguson. Misteri yang terjadi pada 13 tahun silam pun akhirnya terungkap.

Insiden pelemparan sepotong Pizza itu terjadi pada bulan Oktober tahun 2004 silam. Insiden ini setelah Manchester United meraih kemenangan 2-0 atas Arsenal di Old Trafford.

Pada saat itu setelah laga kedua tim berakhir terjadi sebuah keributan yang melibatkan pemain dari kedua kubu dan terjadi di lorong stadion menuju ruang ganti. Dari insiden itu, tiba tiba ada sepotong pizza melayang dan tepat mengenai wajah Sir Alex Ferguson, yang ketika itu masih menjabat sebagai juru taktik The Red Devils.

Fabregas, yang ketika itu masih berkostum Arsenal dan menjabat sebagai kapten tim menjadi pemain yang paling dicurigai sebagai pelaku pelemparan sepotong pizza itu. Tapi pemain tengah asal Spanyol itu bungkam, dan seiring berlalunya waktu pelaku pelempar pizza dalam insiden yang dikenal dengan ‘Battle of the Buffet’ itu tidak pernah terungkap.

Tapi setelah 13 tahun lamanya insiden itu di liputi misteri, baru baru ini Fabregas membuat pengakuan langsung melalui mulutnya. Pemain berusia 28 tahun itu mengaku dirinya lah pelaku pelemparan pizza itu. Hal itu dia beberkan langsung dalam sebuah acara “A League Of Their Own” yang dipandu oleh pembawa acara bernama James Corden.

“Ya, saya yang melempar pizza itu dan tepat mengenai wajah Ferguson. Pada saat itu saya sudah berada di ruang ganti dan saya mendengar ada suara ribut dari lorong. Lalu saya berpikir apa yang sedang terjadi? Jadi saya pergi mengeceknya sambil membawa sepotong pizza di tangan. Ketika itu saya melihat Sol Campbell, Rio Ferdinand, Martin Keown, dan semuanya saling mendorong,” ungkap Fabregas, seperti dilansir dari Soccerway.

 

“Saya pada waktu bermaksud ingin melerai mereka, tapi tidak tahu caranya. Kemudian saya melempar pizza dan tanpa senegaja mengenai wajahnya. Saya benar benar tidak bermaksud melakukannya.” sambung mantan kapten Arsenal itu.

 

“Saya meminta maaf kepada Sir Alex, saya benar-benar tidak bermaksud melakukannya,” sesalnya.