Setan Merah Gagal Menjadi Sebagai Sang Juara Setelah Dikalahkan Oleh Valencia

phil jones

Manchester United tidak berhasil jadi juara group sesudah ditaklukkan Valencia. Performa pasif beberapa pemain di set pertama jadi fakta kekalahan Setan Merah.

Pada pertandingan tandang ke Mestalla Fase, Kamis (13/12/2018) pagi hari WIB, MU mengawali dengan tidak oke saat membiarkan Valencia kuasai permainan.

Akhirnya gawang mereka telah kebobolan pada menit ke-17 oleh gol Carlos Soler. Sesudah gol itu, MU bukannya lebih baik tetapi justru mereka selalu didesak oleh Valencia yang miliki beberapa kans.

Misi bangun MU semakin berat saat gol bunuh diri Phil Jones di awalnya set ke-2 membuat mereka ketinggalan 0-2. Baru sesudah itu, MU justru tampil terlepas serta mengurung balik pertahanan Valencia walau hanya membuat satu gol melalui Marcus Rashford.

“Kami telalu pasif di set pertama. Kami sangat nyaman kuasai bola tetapi tidak bermain dengan intensitas serta ambisi. Saya semula meyakini kami dapat beralih di set ke-2 sesudah perbincangan di ruangan ubah, tetapi kami justru memberi gol bunuh diri yang membuat Valencia lebih enak kuasai pertandingan,” tutur Mourinho pada BT Sport.

Dengan statistik MU memang unggul daripada Valencia dengan 55 % ball possesion serta membuat lima attempts on tujuan dari 12 usaha eksperimen. Tetapi, mesin MU yang telat panas jadi fakta kenapa mereka dapat ketinggalan dua gol terlebih dulu serta pada akhirnya kalah.

Dua perubahan pemain yang dikerjakan Mourinho dengan masukkan Ashley Young, Jesse Lingard, serta Rashford jadi tampak percuma. MU juga mesti senang finish runner-up Group H dengan 10 point, beda dua angka dari Juventus yang pada saat bersama dengan ikut kalah dari Young Bouys.

“Saya membuat dua pergantian serta team juga saat itu juga lebih baik, kami bermain bertambah cepat, mulai berani bermain di daerah beresiko lawan, serta kami harusnya dapat menyamai score jadi 2-2 bila lihat jumlahnya kesempatan bagus yang didapatkan,” sambungnya.

“Tetapi kami sangat nyaman di set pertama serta kurang intensif dalam bermain,” demikian Mourinho.