Seperti Guardiola, Maurizio Sarri Juga Membutuhkan Waktu

Maurizio Sarri

 

Josep Guardiola berhasil menancapkan kukunya di Premier League bersama dengan Manchester City. Maurizio Sarri juga butuh diberikan kesempatan untuk membawa Chelsea mengejar kesuksesan.

Sarri sedang memulai era baru di Chelsea. Menggantikan Antonio Conte, mantan pelatih Napoli itu mengemban tugas untuk mengembalikan ‘Si Biru’ ke persaingan gelar juara.

Seperti yang diketahui, pada musim lalu Chelsea tidak ikut di dalam perburuan gelar dan hanya finis di posisi 5. Padahal Gary Cahill dkk. mengawali kompetisi sebagai juara bertahan.

Penunjukan Sarri sebagai manajer juga menandai berubahnya pendekatan di Chelsea. The Blues ingin menerapkan gaya sepakbola yang lebih ofensif dan dominan, alih-alih meneruskan karakter tim solid dan cenderung defensive sebagaimana dibentuk oleh Jose Mourinho dan Conte.

Akan tetapi merubah gaya bermain berarti para pemain memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan ide-ide yang baru. Sebagai perbandingan, City membutuhkan waktu semusim untuk menyesuaikan diri dengan ide-ide Guardiola.

City tidak memenangkan apapun pada musim pertama Guardiola, tapi The Citizens bermain sangat mengesankan pada musim kedua. Mereka menjuarai Premier League dan Piala Liga Inggris serta memecahkan rekor-rekor liga.

City mencatatkan jumlah poin terbanyak dalam satu musim (100 poin), selisih terbesar dengan tim runner-up (19 poin) dan meraih kemenangan terbanyak (32) serta beberapa rekor lainnya.

Mantan bek timnas Inggris, Matthew Upson, menyebutkan waktu dan kesempatan bakal menjadi kunci buat Sarri di Chelsea.

“Situasi serupa antara Maurizio Sarri dan Josep Guardiola di Manchester City dimana semuanya terlihat sangat mapan, tak bisa lebih besar lagi jaraknya. City bakal memulai musim ketiga di bawah arahan Guardiola dan jelas jika mereka merupakan mesin yang dipelumasi dengan baik” kata Upson.

“Mereka sudah tahu filosofinya dan cara bermain yang dia inginkan, siapa personelnya tidak menjadi masalah. Itu merupakan kekuatan besar City saat ini dan itulah posisi yang dkan diinginkan Sarri bersama Chelsea dalam 2 tahun, dengan skuat mapan dan tahu filosofinya” lanjut pria berusia 39 tahun itu.

“Butuh waktu 2 tahun untuk Guardiola mencapai titik ini dan Sarri membutuhkan waktu juga. Namun kekhawatiran terbesarnya adalah apakah dia akan mendapatkannya di Chelesa atau tidak” jelas Upson.

Sarri dan Guardiola sudah saling berhadapan sebagai manajer Chelsea dan City saat kedua tim itu berhadapan di ajang Community Shield pada hari Minggu (5/8/2018). Hasilnya City-nya Guardiola menang 2-0 atas Chelsea-nya Sarri.