SBOBET – Kapten Tim Ac Milan Akan Absen Untuk Satu Pertandingan

Penderitaan baru AC Milan sudah lengkap. Setelah dikalahkan di pertandingan derby, I Rossoneri wajib membayar denda karena ulah tifosinya dan terakhir telah kehilangan sang kapten yang sekarang diganjar hukuman.

Kekalahan skor 0-1 dari tim Inter Milan di pertandingan Derby della Madonnina, akhir pekan baru saja, membawa pengaruh negatif bagi I Rossoneri. Selain akan menelan rasa malu, kalah di pertandingan kandang, AC Milan pun harus segera membayar sejumlah denda dengan nilai 8.000 euro atau sama dengan Rp 99 juta akibat perbuatan tifosi yang telah mencemooh pemain Antonio Cassano.

Ini hal yang terbaru, AC Milan pun harus kehilangan sang kapten Tim Massimo Ambrosini agar satu pertandingan ke depan. Ambrosini telah dituduh sudah melancarkan aksi protes yang terlalu berlebihan terhadap wasit Paolo Valeri.

Pada hari Rabu tanggal 10 Oktober 2012, Ambrosini diberitakan melakukan gerakan protes terlalu berlebihan saat laga pertandingan sedang berlangsung, terutama pada saat Valeri tidak sedang memberikan hadiah tendangan penalti kepada Robinho yang sudah dijatuhkan Walter Samuel di laga kedua. Seperti yang diberitakan oleh Agen Bola.

Tidak hanya sampai disitu, pemain Ambrosini yang pada pertandingan tersebut belum dimainkan, kembali melancarkan gerakan protes yang keras, sampai sampai memaki wasit saat di lorong ke tempat ganti pemain, di akhir pertandingan. Saat aksi tersebut telah membuat banyak orang terkesima pada kejadian tersebut. Memang itu menjadi peristiwa yang mengejutkan banyak pihak dimana pemain tersebut yang dikenal pemain yang tidak terlalu menonjol.

Atas aksi atau tindakannya tersebut, Perusahaan Federasi Sepakbola Italia pada akhirnya mengambil tindakan yang tegas dengan memberikan hukuman larangan untuk tampil di satu laga pertandingan. Dengan demikian, gelandang berumur 35 tahun ini dapat dipastikan tidak akan bermain saat Milan bertemu dengan tim Lazio pada giornata kedelapan di grup Serie A, pada hari Minggu tanggal 21 Oktober 2012 dini hari WIB, atau setelah selesai jeda internasional.

Kejadian itu lantas diberitakan beberapa media yang menyatakan tindakan pemain tersebut tidak layak ditiru bagi pemain internasional manapun. Ini adalah skandal yang buruk.

 

 

 

 

 

Post by : SGD777