Saatnya Spanyol Menghadapi Tantangan, Bukan Menyesali Keadaan

Fernando Hierro

 

Pergantian pelatih secara mendadak pun mengacaukan persiapan Spanyol menjelang Piala Dunia 2018. Akan tetapi La Furia Roja tidak mempunyai waktu untuk menyesali keadaannya.

Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) dengan mengejutkan memecat pelatih Julen Lopetegui pada hari Rabu (13/6/2018). Pemecatan tersebut dilakukan cuma 2 hari sebelum tim nasional Spanyol melawan Portugal di pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2018.

Lopetegui dipecat sesudah sehari sebelumnya Real Madrid mengumumkan pengangkatannya sebagai pelatih baru mereka untuk menggantikan Zinedine Zidane. RFEF tidak terima karena Lopetegui sama sekali tidak memberitahukan kepada mereka tentang adanya negosiasi dengan El Real.

RFEF pun sudah menunjuk Fernando Hierro sebagai pengganti Lopetegui. Hierro, eks bek dan kapten Madrid itu sebelumnya menempati jabatan sebagai direktur olahraga di tim nasional Spanyol.

Hierro pun langsung memimpin latihan begitu diangkat sebagai pelatih Spanyol. Pria berusia 50 tahun itu menyebut Spanyol mesti sepenuhnya fokus ke Piala Dunia 2018.

“Para pemain sangat antusias, mereka menginginkan tantangan ini dan ini merupakan tantangan untuk semua orang. Kami tidak memiliki waktu untuk melihat ke belakang dan menyesal” kata Hierro.

“Kami mesti berpikir secara positif, pendapat-pendapat tak valid ada disini, kami mesti berganti halaman, selalu berpikir positif, memikirkan para pemain yang berada di dalam skuat dan apa yang harus kami representasikan. Kami datang untuk berjuang di Piala Dunia, tim sangat antusias, kami juga mempunyai kesempatan besar dan itu mesti menjadi fokus utama kami” sambung pria kelahiran Velez-Malaga, 23 Maret 1968 itu.

“saya tahu mereka bakal bermain dengan sepenuh hati dan memberikan 100% di Piala Dunia nanti. Kami semua tahu apa yang harus dilakukan dan apa artinya ini. Respons yang saya terima sangat fantastis, ini merupakan tim yang amat kompak dan mereka tahu tujuan mereka” tuntas Hierro.

Spanyol berada di Grup B di Piala Dunia 2018. Sesudah melawan Portugal (15 Juni), David De Gea dkk. akan menghadapi Iran (20 Juni) dan Maroko (25 Juni).