Pochettino Hanya Fokus ke Final Liga Champions, Masa Depannya Tak Penting

Mauricio Pochettino

 

Mauricio Pochettino menegaskan dirinya fokus untuk persiapan Tottenham Hotspur di final Liga Champions. Pochettino tidak tertarik membicarakan spekulasi masa depannya.

Saat ini manajer asal Argentina itu merupakan salah satu manajer yang paling mencuri perhatian. Menyusul keberhasilannya membawa Tottenham finis di posisi 3 Premier League dan melaju ke final Liga Champions tanpa perekrutan pemain baru di 2 jendela transfer.

Juventus pun diyakini sangat tertarik dengan Pochettino untuk menggantikan posisi Massimiliano Allegri yang mundur dari kursi pelatih. Pochettino sendiri belakangan ini sudah mengirim sinyal untuk tetap bertahan di The Lilywhites.

Tottenham bakal menghadapi Liverpool di pertandingan final Liga Champions di tengah pekan depan. Pochettino menegaskan persoalan masa depannya akan ditentukan setelah pertandingan tuntas.

“Saat ini tak ada orang yang lebih penting daripada pertandingan final Liga Champions nanti. Tottenham Hotspur pantas mendapatkan jika kami semua fokus 200% untuk melakukan persiapan dengan cara yang terbaik” kata Pochettino.

“Kami mampu menciptakan sejarah, kami dapat menulis sejarah kami dan memberikan kebahagiaan kepada para pendukung dan keluarga dengan kegembiraan terbaik di dalam sepakbola. Saat ini, memikirkan tentang hal-hal yang bersangkutan dengan individu itu sangat disayangkan dan sedikit memalukan. Mengenai masa depan saya, itu semua tidak penting” sambung manajer berusia 47 tahun itu.

“Apa yang akan terjadi dengan saya di masa depan, saya pikir kami memiliki hal-hal yang lebih besar untuk dipikirkan. Tampil di final Liga Champions, bermain dengan semua emosi yang dihasilkan di kompetisi ini, saya tak mempunyai kekhawatiran mengenai hal itu” lanjut Pochettino.

“Saya tak lebih penting dari pertandingan final Liga Champions atau kemungkinan memenangkan sebuah trofi atau klub. Gosip-gosipnya ada. Anda bertanya ke saya, akan tetapi saat ini fokus saya 200% di pertandingan final nanti. Gosip ya gosip, dan itu pasti ada. Sesudah final, kami akan memiliki waktu untuk berbicara. Saat ini komitmen saya kepada Tottenham adalah 200%” tutup manajer kelahiran Murphy, 2 Maret 1972 itu.