Pelatih Timnas Aljazair Marah Kepada Seorang Jurnalis

Rabah Madjer

Rabah Madjer yang merupakan pelatih timnas Aljazair sampai marah-marah kepada seorang Jurnalis yang hadir dalam sesi tanya jawab. Riyad Mahrez yang saat itu tengah duduk pada sisi sebelah kanannya juga terlihat cukup kikuk karena kejadian tersebut.

Momen tersebut terjadi pada saat sesi konferensi pers yang dimana memperlibatkan kedua orang tersebut setelah sebelumnya timnas Aljazir berhasil memenangkan pertandingan melawan Republik Afrika tengah didalam pertandingan persahabatan pada saat pertengahan pekan ini.

Sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada Mahrez diajukan oleh seorang jurnalis yang bernama Maamar Djebbour. Dia kemudian diminta untuk mengomentari performa timnas yang dia perkuat secara umum, terlepas dari semua kemenangan yang didapatkan pada pertandingan friendly serta kegagalan timnas Aljazair untuk tembus kedalam kompetisi bergensi dunia, yakni Piala Dunia 2018 yang akan dilangsungkan di Russia pada saat tahun depan.

Namun ternyata pertanyaan tersebut dinilai menyulut emosi yang dimiliki oleh Madjer. Namun pada saat Mahrez hendak membuka mulut dan mau menjawab pertanyaan yang diajukan oleh jurnalis tersebut, Madjer malah menghentikannya.

“Riyad, berikan saya waktu dua detik untuk berbicara,” ujar Madjer sambil memegang lengan pemain bintangnya tersebut dan membuat Mahrez kemudian langsung diam dan tidak langsung menjawab pertanyaan tersebut.

“Mr Djebbour, seorang jurnalis nasional, Anda merupakan musuh dari timnas. Saya katakan ini didepan publik. Saya selalu menghormati semua dari kalian (Jurnalis), akan tetapi sangat tidak hormat kepada dia,” katanya dengan menggunakan nada yang tinggi.

“Diam! Diam! Diam! Diam! Pesiun dan biarkanlah generasi yang lebih muda yang melakukan semua pekerjaan Anda! “kata Mahrez sampil menunjuk Djebbour dengan nada yang semakin tinggi.

Tindakan yang diperlihatkan oleh Madjer itu ternyata mendapatkan respon dari Asosiasi Jurnalis Olahraga Aljazair atau ASJA yang menilai bahwa pelatih yang telah berusia 58 tahun tersebut sudah menyalahgunakan jabatan yang dia miliki.

“(ASJA) meminta kepada pelatih timnas untuk memperlihatkan sikap yang jauh lebih baik pada saat musim depan dengan memberikan informasi kepada para jurnalis yang tidak bisa dia lakukan pada hari Selasa malam disaat bereaksi dengan sangat kasar meskipun hal tersebut sangat bertolak belakang dengan sebuah etika yang berada olahraga dan juga hukum kondusif yang juga seharusnya dipunyai oleh kedua belah pihak,” demikian kata ASJA.

Didalam babak kualifikasi Piala Dunia pada Zona CAF, Aljazair memang tampil cukup buruk. Bergabung bersama dengan tiga tim lainnya di Grup B, bersama dengan Nigeria, Kamrerun dan juga Zambia.

Bermain sebanyak enam pertandingan didalam babak grup, Algeria hanya mampu untuk mendapatkan dua angka saja dengan cacatan dua kali seri dan empat kali kalah. Performa tersebut membuat mereka menjadi sang juru kunci untuk tiga tim diatasnya.

Memperlihatkan performa yang cukup buruk pada kualifikasi Piala Dunia, Aljazair malah memperlihatkan kebalikannya disaat menjalani pertandingan persahabatan. Contohnya tidak lain adalah dalam empat laga persahabatan pada tahun 2017, Aljazair mampu untuk memenangkan semua pertandingan tersebut. Menang 3-1 dari Mauritania, 6-0 Mauritania, 2-1 dari Guinea dan juga 3-0 dari Central African Republic.

Berikut adalah hasil pertandingan Aljazair dalam Kualifikasi Piala Dunia :

Babak Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2018

14 November 2015 Tanzania vs Alzajair (2-2)

17 November 2015 Alzajair Vs Tanzania (7-0)

Babak Ketiga (fase grup) Kualifikasi Piala Dunia 2018

09 Oktober 2016 Alzajair Vs Kamerun (1-1)

12 November 2016 Nigeria Vs Alzajair (3-1)

02 September 2017 Zambia Vs Alzajair (3-1)

05 September 2017 Alzajair Vs Zambia (0-1)

07 Oktober 2017 Kamerun Vs Alzajair (2-0)

10 November 2017 Alzajair Vs Nigeria (1-1)