Napoli Ada Bersangkutan Dengan Guardiola

Lorenzo Insigne

Di periode itu pula, Napoli sudah menuai keuntungan lewat Lorenzo Insigne. Setelah itu, Kota perlahan keluar dari tekanan dan memberi perlawanan, untuk menyamakan kedudukan melalui Nicolas Otamendi. Momentum City dijaga di babak kedua, yang dibantu oleh gol John Stone saat ini hanya dua menit berjalan kaki. Dengan agresivitas Napoli yang mulai sedikit menurun pada periode ini, City memanfaatkannya dengan baik untuk menemukan dua gol lainnya, meski hanya melalui titik pidanati. Setelah memuji Napoli sebagai salah satu tim terbaik di Eropa terutama dalam hal membangun serangan pada pertemuan pertama, Guardiola menahan kekagumannya. Sebagai tim City, Napoli bisa membuat dirinya menderita. Tapi sebagai penikmat sepak bola, ia terhibur dengan bagaimana mereka bermain.

Pep Guardiola mengatakan jika ini juga sudah bagus dengan cara bermain Napoli. Manajer Manchester City yang memberi penghargaan Napoli membuatnya sekaligus sekaligus takjub. Guardiola Berb City melakukan perjalanan ke San Paolo pada Kamis (2/11/2017) dinihari WIB di matchday 4 Liga Champions. Pertandingan berlanjut, dengan total enam gol tercipta, saling membalikkan terbalik, hingga berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan The Citizens. Napoli melakukan pendekatan agresif sejak sepak bola awal, tekan City melalui kepemilikan bola mereka. Pada 25 menit pertama, mereka tidak membayar City untuk mengembangkan permainan yang dilihat dari persentase penguasaan bola hingga 62%.

“Mereka mendapat sesuatu yang istimewa dalam permainan mereka. Dalam 20 menit pertama, saya menderita, namun pada saat yang sama dengan penonton, saya berkata ‘Wow, seberapa bagus mereka bermain! Seberapa bagus sepak bola, untuk melihat dua tim yang hanya ingin menyerang dan menciptakan peluang ini! “kata Guardiola seperti dikutip Football Italia. Bila itu terjadi, sepak bola menjadi fantastis. Saat Lorenzo Insigne mencetak gol pertama, saya pikir, yah, mereka pantas mendapatkannya. Sepak bola juga memiliki nilai. Pada saat bersamaan, kita tidak bisa melupakan unggulan Shakhtar (atas Napoli). Sepakbola punya caranya sendiri, “tambahnya.