MU Menjadi Skuat Terburuk Pada Saat Sejak Era Premier League

Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United masih tampil turun naik di Liga Inggris 2019/2020. Setan Merah disebutkan memiliki scuad terjelek di masa Premier League. MU barusan menerima kekalahan dari West Ham United di kelanjutan Liga Inggris akhir minggu kemarin. Dalam duel di London Fase, The Red Devils dipecundangi The Hammers 0-2.

MU juga duduk di rangking ke-8 klassemen dengan perolehan delapan point dari hasil enam kali berlaga. Team bimbingan Ole Gunnar Solskjaer telah menelan dua kekalahan di Liga Inggris musim ini.

Di bursa transfer panas musim ini, MU memang lakukan beberapa berbelanja pemain. Ada tiga pemain sepak bola yang dihadirkan, Harry Maguire, Daniel James, serta Aaron Wan-Bissaka. Maguire adalah pembelian termahal dengan tebusan 80 juta pound sterling.

MU tidak datangkan penyerang walau kehilangan dua amunisi, Romelu Lukaku serta Alexis Sanchez. Mereka tinggal memiliki Marcus Rashford serta Anthony Martial sebagai jagoan jadi penyerang.

Selain itu, pemain lama yang under perform seperti Ashley Young, Phil Jones, serta Jesse Lingard masih dipertahankan.

Bekas pemain Liverpool, Graeme Souness, memandang jika scuad MU ini yang terjelek di masa Premier League. Setan Merah sudah pernah menguasai Premier League bersama dengan Sir Alex Ferguson serta Class of 92. MU telah memenangkan 13 trofi Premier League, semenjak pertama-tama diadakan pada 1992.

“Ini adalah group terjelek yang sudah pernah dipunyai oleh Manchester United semenjak masa Premier League diawali,” kata Souness di Daily Mail.

“Saya anggap Man United merasakan diri mereka pada tempat yang sangat-sangat susah. Permasalahannya diawali jauh sebelum Jose berada di sana. Dari waktu Fergie pergi.”

“Saya tidak hanya mempersalahkan manager. Saya fikir beberapa orang yang membuat ketetapan terkait dengan sepakbola harus mengaku jika telah membuat ketetapan yang mengerikan selama ini,” ia memberikan tambahan.