Meski Sering Di Kritik Podolski Tetap Enjoy

Lukas-Podolski

Milan – Tiga musim terakhir ini mungkin merupakan musim penghabisan dari karier Lukas Podolski. Dimana memang dia tidak beruntung dan tidak mampu memberikan kontribusi yang besar kepada tim yang dibelanya. Sejak kedatangannya kedatangannya ke Arsenal dari Koln tahun 2012 yang lalu, dia seperti menjadi pemain yang terbuang. Karier nya memang tidak secemerlang di timnas Jerman.

Setelah di Arsenal kurang bersinar, dirinya pun akhirnya di lepas oleh pihak manajemen Arsenal ke Italia. Tepatnya dia dipinjamkan ke Inter Milan dengan durasi 6 bulan. Pada awalnya Roberto Mancini memiliki angan yang cukup besar kepadanya. Karena jika di lihat dari ketajamannya bersama timnas Jerman, maka tidak bisa dipungkiri seorang Lukas Podolski memang memiliki nama yang begitu besar di dunia sepakbola.

Namun akhir-akhir ini semua berubah, Lukas Podolski kini menjadi sasaran kritik lantaran performanya di Inter Milan masih jauh dari kata memuaskan. Tapi hal tersebut tak lantas membuat Podolski panik dan gusar. Dia malah mengatakan bahwa tengah menikmati semua perjalanan kariernya saat ini. Karena dia merasa sudah bekerja maksimal dan mungkin memang hanya ketidak beruntungan dia bisa menciptakan gol bersama Inter.

Seperti yang diketahui, Podolski bergabung dengan Inter di bursa transfer musim dingin lalu. Penyerang asal Jerman itu didatangkan dengan status pinjaman dari Arsenal. Hingga kini tercatat jika dirinya sudah mendapatkan kesempatan bermain sebanyak sembilan kali di Serie A dan Coppa Italia. Namun belum ada satu gol pun yang lahir dari mantan pemain FC Koln itu.

Performa Podolski pun mulai mendapat sorotan. Oleh para media nasional di Italia, nama penyerang berusia 29 tahun itu masuk ke dalam daftar transfer terburuk di bursa musim dingin. Karena memang jika dilihat dari performanya Podolski termasuk sangat buruk dan belum menciptakan satu gol pun, bahkan hanya beberapa assist yang berhasil diberikannya kepada Inter Milan.

Namun Podolski tak ambil pusing dengan kritik yang dialamatkan kepadanya. Dia juga tak menyesali keputusannya bergabung dengan Nerazzurri. Karena menurutnya, di Italia dia mendapatkan pengalaman yang luar biasa dan dia menganggap semua itu akan menjadi salah satu kenangan yang tidak terlupakan bisa bermain bersama banyak pemain di Italia.

“Saya bukan orang yang suka merinci secara detail apa yang terjadi ketika saya bermain. Orang-orang yang terlalu kritis tidak akan membuat saya panik. Karena saya merasa sudah bekerja dengan kemampuan saya yang maksimal dan selalu ada dalam pikiran saya untuk menang bersama tim ini,” ujar Podolski.

“Saya sama sekali tidak menyesal pindah ke Inter, tapi mungkin pertanyaan berbeda harus diajukan apakah pindah di pertengahan musim memberi cukup waktu untuk menyesuaikan diri atau liga berbeda akan lebih baik untuk saya. Disini tentunya orang-orang harus menilai bahwa tidak mudah bagi seorang pemain untuk bisa cepat beradaptasi dengan gaya permainan di kompetisi yang berbeda.”

“Di Inter sedang ada situasi negatif, tapi saya banyak melihat sisi positif dari itu. Plus, biasanya lebih mudah untuk mengkritik orang yang datang dengan status pinjaman, seperti yang saya lakukan musim dingin lalu. Jadi saya merasa ini adalah hal yang biasa, dimana semua pemain harus menghadapi situasi yang seperti ini. Namun tidak semua pemain akan sanggup setenang yang saya alami saat ini, karena semua itu membuat saya semakin matang,” tutupnya.