MC Duduki PUncak Klasemen Grup F Setelah Menngalahkan Shakhtar DonetskCity

Kevin De Bruyne

Gol kedua Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling membuat Manchester City mengalahkan Shakhtar Donetsk 2-0 di Liga Champions pada Selasa malam yakni De Bruyne membuka skor dengan tembakan 25 yard kuat tiga menit setelah babak pertama, sebelum finish di dekat Sterling menyelesaikan kemenangan di menit terakhir lalu Scoreline terakhir bisa saja lebih besar lagi, hanya untuk Sergio Aguero yang melewatkan penalti dengan 18 menit tersisa untuk dimainkan, namun tim asuhan Pep Guardiola tetap berada di puncak Grup F setelah mendapat kemenangan yang nyaman kemudian City tampil dalam pertandingan tersebut dalam bentuk yang bagus namun, setelah awal yang menjanjikan, para pengunjung secara bertahap mulai mendapatkan pijakan dalam kontes tersebut dan Edersonlah yang sibuk dengan kiper lalu Pemain Brasil itu harus berada di jari kakinya untuk mencegah usaha curian Marlos, sementara Facundo Ferreyra seharusnya mencapai sasaran dengan sundulan sesaat sebelum turun minum dan City tidak tanpa saat-saat mengancam mereka sendiri. Yesus menyingkirkan De Bruyne melalui gawang, namun petenis Belgia tersebut melewatkan sasaran dengan hanya Andriy Pyatov untuk mengalahkannya sementara Leroy Sane juga mendekati drive rendah yang melintas tepat melewati tiang jauh.

Kehancuran itu segera terlupakan saat City melakukan terobosan sesaat setelah turun minum, dibantu oleh Marlos yang memberi bola ke David Silva di dekat garis tengah. Petenis Spanyol itu kemudian maju ke depan, sebelum menemukan De Bruyne, dan pemain tengah itu mengalahkan Pyatov yang tidak bergerak dari luar daerah penalty dan Sisi tuan rumah seharusnya menggandakan keunggulan mereka, meskipun, setelah Ivan Ordets dinilai telah menyingkirkan Sane di kotak penalty bahkan Aguero, bagaimanapun, melewatkan kesempatan untuk menjadi pencetak rekor bersama klub dengan menempatkan hukumannya terlalu dekat dengan Pyatov – kegagalan ketujuh asal Argentina dari tempat hanya dalam 15 usaha tapi City sepatutnya meraih ketertinggalan kedua saat Kyle Walker mengirim Bernardo Silva bebas ke kanan dan umpan silang pengganti itu disapu bersih oleh Sterling yang tidak bertanda untuk gol keenamnya dalam delapan penampilan musim ini kemudian Pep Guardiola: “Kami tidak mengakui hampir apapun tapi ini adalah tim tangguh, tangguh, tangguh untuk bermain, Shakhtar Donetsk, selalu,” tambahnya dalam delapan atau 10 tahun terakhir mereka selalu berada di Liga Champions, mereka kadang tiba di perempat final, selalu rumit untuk melawan mereka, itulah mengapa saya sangat puas.”

Pemain tengah itu mengoperasikan kedua sayapnya melawan Shakhtar, tapi sayap mana pun yang dialaminya, lawan-lawannya nyaris tidak bisa membungkusnya dengan dirinya bahkan Pemain internasional Jerman itu hampir membuka skor sebelum jeda setelah lari dan tembakan mazy, sebelum kecepatannya yang membakar melihat timnya mendapat penalti pada babak kedua dan itu adalah pemain berusia 21 tahun yang pintar berlari dari bola yang membantu menciptakan ruang bagi Sterling untuk melaju ke posisi kedua City maka dengan dengan hasil ini juga cukup membuktikan kalau Manchester City musim ini memang sangat produtif dalam hal mencetak gol serta meraih kemenangan sebab mereka selalu mampu menang dengan  skor minimal dua gol adalah bukti kalau tim besutan Pep Guardiola sangat berambisi untuk bisa meraih gelar musim meskipun banyak pihak masih  meragukan kualitas mereka untuk bisa  merajai Eropa maupun liga domestic.