Martial Ingin Meninggalkan Manchester United

Anthony Martial

 

Anthony Martial ingin segera meninggalkan Manchester United. Negosiasi pembaruan kontrak yang terhambat selama beberapa bula membuat striker asal Prancis itu putus asa.

“Sesudah memikirkan semua kemungkinan dan scenario, Anthony Martial ingin segera pergi dari Manchester United. Ada banyak scenario. Tapi untuk saat ini, terlalu cepat untuk membicarakannya. Martial akan berbicara nanti untuk menjelaskan semuanya” ucap agen Martial, Philippe Lamboley.

“MU ingin memperpanjang kontrak Martial dan tidak mau dia pergi. Namun kami sudah gagal menemukan kesepakatan bersama selama beberapa bulan ini” sambungnya.

Di musim 2017/2018 kemarin, Martial tampil selama 2.337 menit di dalam 45 pertandingan. Artinya rata-rata dia bermain hanya 52 menit di setiap pertandingannya.

Peluang bermainnya berpotensi semakin berkurang mengingat MU sudah mencapai kesepakatan dengan Shakhtar Donetsk untuk transfer Fred. Persaingan di penyokong ujung tombak ‘Setan Merah’ yang diisi oleh Romelu Lukaku bakal kian padat dengan adanya Fred, Alexis Sanchez, Juan Mata, Marcus Rashford dan Jesse Lingard.

Agen Martial mengakui selama ini negosiasi menemui jalan buntu karena MU tidak bisa memberikan jaminan terkait kesempatan bermain. Walaupun begitu, Lamboley juga menegaskan jika Martial akan menghormati kontraknya dan mengikuti keputusan dari klub.

Martial masih memiliki kontrak satu tahun lagi, yang semestinya membuat MU berpikir untuk membuka pintu negosiasi dengan klub lain.

“Saya pikir perlu untuk diingat jika saat MU yang merupakan klub terkuat di dunia tidak mampu menemukan kesepakatan di dalam 8 bulan negosiasi. Itu karena mereka tidka benar-benar mau membuat Martial menjadi bagian penting dari tim. Itulah akar permasalahn dari keputusan ini” lanjut Lamboley.

‘Ini adalah keputusan yang dipertimbangkan dengan sangat baik. Akan tetapi cukup jelas dan sangat penting untuk diingat jika dia masih berada di bawah kontrak, bahwa MU akan memegang kata-kata terakhir dan kami bakal menghormati keputusan yang diambil oleh klub. Martial akan memenuhi komitmennya dengan MU” tambahnya.

“Tapi sekali lagi, kami tidak membagi visi yang sama untuk masa depan Martial. Hari ini Martial kecewa karena dia sudah memperlihatkan selama 3 musim seberapa cintanya dia dengan MU dan suporternya” tutup Lamboley.