Malaysia Akan Mengalami Kekalahan Dimarkas

Stadion Bukit Jalil

 

Jika atasan di menit-menit awal Malaysia harus menerima pengajuan pil pahit dari Uni Emirat Arab. Harimau Melayu kalah 1-2 di rumah. Malaysia menjamu Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Bukit Jalil, Selasa (9/10/2019), dalam pertandingan Grup G kedua di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tuan rumah memulai pertandingan dengan sangat baik. Malaysia memenangkan gol pertama dalam kompilasi pertandingan baru yang berlangsung selama satu menit. Syafiq Ahmad menambahkan skor dengan sundulan setelah memanfaatkan umpan silang Matthew Davis di sisi kanan serangan. Beberapa waktu kemudian, berakhir pada menit 43, UEA mampu menyamakan angka melalui tandukan Ali Ahmed Mabkhout. Skor 1-1 Bertekun Minum. Di babak kedua, Malaysia menentang putaran skor. Namun, Homeland Team – julukan Malaysia – ini harus dilewatkan oleh gol-gol UEA oleh Ali Mabkhout pada menit ke-75. Selang empat menit, Malaysia memiliki peluang untuk menyamakan angka melalui Safawi Rasid, yang ditendang di kaki kotak penalti, masih di mistar gawang UEA. Skor 2-1 masih mewakili keunggulan tim asuhan Bert Care Marwijk.

Hasil ini membuat Malaysia berada di peringkat ketiga dalam klasemen Grup G di Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan nilai tiga, sedangkan UEA berada di posisi kedua dengan poin yang sama. Selanjutnya, Malaysia akan melakukan perjalanan ke markas Vietnam pada 10 Oktober. Sementara UEA akan menjamu Indonesia pada tanggal yang sama. Mereka menang. Syafiq Ahmad berhasil membobol gawang UEA setelah menggunakan umpan silang dari sisi kanan. Keunggulan 1-0 ini mampu memenangkan Malaysia hingga akhir babak pertama. Namun dua menit sebelum pertahanan Tan Tan Hoe harus dibayar mahal. UAE mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Ali Mabkhout. Skor 1-1 menutup pertandingan di babak pertama. Mabkhout benar-benar mimpi buruk bagi Malaysia dalam pertarungan ini. Dia mencetak gol kemenangan untuk Al Abyad di menit ke-75.

Lolos dari jebakan offside, pencetak gol terbanyak Piala Asia 2015 menggiring bola menjauh dari setengah lapangan. Dia kemudian dengan tenang menaklukkan Farizal Marlias. Kekalahan ini membuat Malaysia di peringkat ketiga dengan tiga poin dari dua pertandingan. Sementara itu, UEA yang mengumpulkan poin yang sama dengan Malaysia mengumpulkan tempat kedua.