Liverpoolkan Singkirkan  Manchester City Dari Liga Champions

Roberto Firmino

Mohamed Salah dan Roberto Firmino adalah pahlawan yang akrab ketika Liverpool mencapai semi final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam satu dekade dengan kemenangan 2-1 pada leg kedua di Manchester City yang memastikan kemenangan agregat 5-1 lalu Gabriel Jesus telah menggerakkan harapan akan comeback yang tidak mungkin terjadi ketika dia mencetak gol dalam waktu dua menit tetapi penampilan dominan pada babak pertama di mana Bernardo Silva membentur tiang dan Leroy Sane melihat gol yang secara salah dianulir gagal menghasilkan hadiah lebih lanjut maka Tim Jurgen Klopp, yang mengejutkan juara Premier League dengan kemenangan 3-0 di Anfield yang gegap gempita, tahu satu gol tandang akan membuat tugas City semakin sulit, dan setelah Salah menyampaikan pukulan yang melemahkan semangat (56), Firmino menambahkan penghinaan lebih lanjut ( 77) saat tuan rumah kehabisan tenaga Sementara City menunggu kesuksesan Liga Champions berlanjut, Pep Guardiola mengirim ke tribun untuk protes Sane-nya, pemenang lima kali Liverpool dapat bermimpi untuk menulis bab selanjutnya dalam sejarah Eropa mereka yang bertingkat.

Klopp telah memperingatkan tentang “badai guntur” Kota setelah kekalahan derbi Manchester mereka membuat mereka menunggu gelar liga dan awal yang sempurna untuk pertandingan sempurna yang disebut Guardiola terjadi ketika Fernandinho meluncur melalui bola yang Raheem Sterling kumpulkan untuk Yesus sebab Sebuah sisi Kota yang cair, yang paling tinggi di lini tengah, memainkan bola-tetap ketika Liverpool bingung dan Yesus mendekat menyusul panah Sterling lainnya, sebelum umpan silang Leroy Sane memaksa Loris Karius untuk mengepak kemudian James Milner membuat blok penting ketika Karius hanya bisa menangkis jalan Bernardo Silva sebagai pola satu sisi permainan terus, dan setelah menciptakan ruang untuk meringkuk hanya melebar dari tiang jauh, Silva bahkan semakin dekat ketika ia memecahkan kerangka gol dan Scoreline ramping membendung dominasi City tetapi mereka ditolak apa yang tampak sah tiga menit sebelum babak pertama ketika Sane dibundel dari jarak dekat, intervensi Milner ketika Karius menekan jelas rendering onside Jerman dimana Upaya pertama Liverpool menuju gawang telah datang beberapa saat sebelum jeda, Alex Oxlade-Chamberlain yang tidak seimbang menyimpang ke belakang, tetapi orang-orang Klopp hanya perlu mengambil satu kesempatan untuk memadamkan harapan City yang berkedip-kedip dan Salah mencetak golnya yang ke-39 musim ketika itu penting yakni Sadio Mane menabrak jalannya dan ketika ia jatuh di bawah tantangan Ederson, Salah terus tenang untuk klip ke gawang yang kosong.

Guardiola melemparkan pada Sergio Aguero dalam mencari menyerang inspirasi tetapi Liverpool mengakhiri pertandingan 13 menit dari waktu ketika Firmino menerkam kesalahan Nicolas Otamedi dan menggeser bola dengan tenang melewati Ederson sebab Intensitas city merosot, dasi itu lenyap, dan ketika Guardiola menyaksikan dengan tinggi dengan kepala di tangan, perayaan perjalanan itu berjalan lancar maka dengan kemenangan ini  Liverpool berhasil melangkah ke babak semifinal Liga Champions menyingkirkan Manchester City merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus seperti yang kita ketahui kalau Liverpool sudah lama tidak bisa bersaing di Liga Champions dan dengan datangnya Klopp memberikan dampak yang sangat  luar biasa bagi pemain pemain muda The Red yang bermain dengan sangat nyaman di bawah pimpinan mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut sehingga Liverpool berhasil mencapai sesuatu yang luar biasa di LIga Champions.