Leicester Yang Sedang Tanggung Dikandang

King Power

Leicester City akan melayani Arsenal dalam kelanjutan Liga Inggris. Hadapi Arsenal, Leicester di dukung rekor bagus di pertandingan kandang. Duel Leicester versus Arsenal di minggu ke-12 Liga Inggris akan diadakan di King Power Fase, Minggu (10/11/2019) pagi hari WIB. Pertandingan ini ditayangkan Mola TV serta TVRI, dapat juga dilihat lewat link ini.

Di klassemen Liga Inggris, Leicester sedang unggul atas Arsenal. Leicester berada di rangking ke-3 dengan 23 point, unggul enam angka atas Arsenal yang berada di posisi ke lima.

Leicester sedang dalam pergerakan positif di kandang sendiri. Mereka hanya kalah 1x dari 11 laga kandang paling akhir di Premier League.

Di lain sisi, Arsenal malah buruk di pertandingan tandang. The Gunners susah menang dalam laga tandang di Liga Inggris.

Berikut data serta bukti dari pertandingan Leicester versus Arsenal seperti dirangkum Opta:

Leicester memenangkan dua laga kandang paling akhir di Premier League menantang Arsenal. Mereka tidak pernah menaklukkan Arsenal di tiga pertandingan kandang dengan berturut-turut di divisi paling atas.

Arsenal kalah dalam dua dari tiga laga liga menantang Leicester (W1), makin banyak dibanding yang pernah mereka bisa di 30 laga awalnya menantang The Foxes (W20 D9 L1).

Leicester memenangkan delapan dari 11 pertandingan kandang paling akhir di Premier League (W8 D2 L1), terhitung empat yang paling akhir dengan berturut-turut. The Foxes awalnya cuma pernah 1x menang lima pertandingan dengan berturut-turut, pada Mei 2017 dibawah Craig Shakespeare.

Leicester memenangkan tujuh dari sembilan laga paling akhir di Premier League (L2), cetak sekurang-kurangnya dua gol dalam tiap kemenangan. Saat tidak berhasil buat lebih dari satu gol, Leicester tidak menang dalam 13 pertandingan paling akhir di Premier League semenjak menaklukkan Everton 1-0 pada Januari (D4 L9).

Semenjak menaklukkan Man City di Etihad pada Januari 2015, Arsenal tidak berhasil memenangkan satu juga dari 11 pertandingan tandang di Premier League menantang team yang ada di tiga besar klassemen (W0 D3 L8).

Arsenal cuma mencatat dua clean sheet dalam 24 pertandingan tandang paling akhir di liga, keduanya selesai dengan kemenangan 1-0 (versus Watford serta Newcastle).

Ini akan jadi laga yang ke-50 untuk Unai Emery di Premier League. Tidak ada satu juga dari 49 kompetisinya awalnya yang selesai tanpa ada gol.

Jamie Vardy telah cetak delapan gol dalam delapan kali tampilan jadi starter menantang Arsenal. Ini terhitung tiga brace (dua gol pada sebuah pertandingan) menantang The Gunners. Tidak ada pemain yang cetak 2+ gol makin banyak menantang Arsenal (Didier Drogba 3).

Menantang Crystal Palace, Jamie Vardy jadi pemain pertama yang cetak 10 gol di Premeir League musim ini. Ini ialah kali ke-2 Vardy jadi pemain pertama yang sampai 10 gol, awalnya pada 2015/2016, saat Leicester menjadi juara.

Semenjak tampilan pertamanya di pertandingan tandang Premier League pada Februari 2018, Pierre-Emerick Aubameyang telah cetak 16 gol di pertandingan tandang. Dia berada di posisi ke-3 dalam soal ini di belakang Harry Kane (17) serta Jamie Vardy (21). Meskipun begitu, ia tidak pernah buat gol tandang pada hari Sabtu dalam tujuh kali eksperimen. 16 gol itu dibikin pada Senin (2), Rabu (2), serta Minggu (12). Leicester City akan melayani Arsenal dalam kelanjutan Liga Inggris. Hadapi Arsenal, Leicester di dukung rekor bagus di pertandingan kandang.

Duel Leicester versus Arsenal di minggu ke-12 Liga Inggris akan diadakan di King Power Fase, Minggu (10/11/2019) pagi hari WIB. Pertandingan ini ditayangkan Mola TV serta TVRI, dapat juga dilihat lewat link ini.

Di klassemen Liga Inggris, Leicester sedang unggul atas Arsenal. Leicester berada di rangking ke-3 dengan 23 point, unggul enam angka atas Arsenal yang berada di posisi ke lima.

Leicester sedang dalam pergerakan positif di kandang sendiri. Mereka hanya kalah 1x dari 11 laga kandang paling akhir di Premier League.

Di lain sisi, Arsenal malah buruk di pertandingan tandang. The Gunners susah menang dalam laga tandang di Liga Inggris.

Berikut data serta bukti dari pertandingan Leicester versus Arsenal seperti dirangkum Opta:

Leicester memenangkan dua laga kandang paling akhir di Premier League menantang Arsenal. Mereka tidak pernah menaklukkan Arsenal di tiga pertandingan kandang dengan berturut-turut di divisi paling atas.

Arsenal kalah dalam dua dari tiga laga liga menantang Leicester (W1), makin banyak dibanding yang pernah mereka bisa di 30 laga awalnya menantang The Foxes (W20 D9 L1).

Leicester memenangkan delapan dari 11 pertandingan kandang paling akhir di Premier League (W8 D2 L1), terhitung empat yang paling akhir dengan berturut-turut. The Foxes awalnya cuma pernah 1x menang lima pertandingan dengan berturut-turut, pada Mei 2017 dibawah Craig Shakespeare.

Leicester memenangkan tujuh dari sembilan laga paling akhir di Premier League (L2), cetak sekurang-kurangnya dua gol dalam tiap kemenangan. Saat tidak berhasil buat lebih dari satu gol, Leicester tidak menang dalam 13 pertandingan paling akhir di Premier League semenjak menaklukkan Everton 1-0 pada Januari (D4 L9).

Semenjak menaklukkan Man City di Etihad pada Januari 2015, Arsenal tidak berhasil memenangkan satu juga dari 11 pertandingan tandang di Premier League menantang team yang ada di tiga besar klassemen (W0 D3 L8).

Arsenal cuma mencatat dua clean sheet dalam 24 pertandingan tandang paling akhir di liga, keduanya selesai dengan kemenangan 1-0 (versus Watford serta Newcastle).

Ini akan jadi laga yang ke-50 untuk Unai Emery di Premier League. Tidak ada satu juga dari 49 kompetisinya awalnya yang selesai tanpa ada gol.

Jamie Vardy telah cetak delapan gol dalam delapan kali tampilan jadi starter menantang Arsenal. Ini terhitung tiga brace (dua gol pada sebuah pertandingan) menantang The Gunners. Tidak ada pemain yang cetak 2+ gol makin banyak menantang Arsenal (Didier Drogba 3).

Menantang Crystal Palace, Jamie Vardy jadi pemain pertama yang cetak 10 gol di Premeir League musim ini. Ini ialah kali ke-2 Vardy jadi pemain pertama yang sampai 10 gol, awalnya pada 2015/2016, saat Leicester menjadi juara.

Semenjak tampilan pertamanya di pertandingan tandang Premier League pada Februari 2018, Pierre-Emerick Aubameyang telah cetak 16 gol di pertandingan tandang. Dia berada di posisi ke-3 dalam soal ini di belakang Harry Kane (17) serta Jamie Vardy (21). Meskipun begitu, ia tidak pernah buat gol tandang pada hari Sabtu dalam tujuh kali eksperimen. 16 gol itu dibikin pada Senin (2), Rabu (2), serta Minggu (12).