Klaas Jan Huntelaar Sesali Pertahanan Schalke Yang Rapuh

Klaas Jan Huntelaar

Madrid – Penyerang Schalke Klaas-Jan Huntelaar, tadi malam menjadi pahlawan bagi timnya yakni Schalke 04 dalam memenangkan laga kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu. Dimana dirinya menjadi pahlawan bagi timnya untuk bisa pulang ke Jerman dengan kepala tegak. Bagaimana tidak, dirinya berhasil menyumbangkan dua gol untuk bisa memenangkan timnya dengan skor 3-4.

Namun kemenangan itu tidak dibarengi oleh lolosnya mereka ke babak perempat final karena masih kalah agregat dari Real Madrid yakni 5-4. Padahal jika tadi Schalke berhasil menang dengan defisit 2 gol saja, mereka berhasil menyingkirkan Real Madrid di pentas Liga Champions, karena menang dengan torehan gol tandang yang lebih besar.

Akhir cerita dirinya pun menyebut timnya gembira dengan permainan yang diperlihatkan di markas Real Madrid. Karena menurutnya semua pemain bermain dengan cukup bagus, khususnya di bagian tengah dan di bagian depan tim. Dirinya pun sangat takjub dengan kerja keras pantang menyerah tersebut ditunjukkan, kendati demikian ia juga menyayangkan gol-gol yang bersarang di gawang timnya sehingga akhirnya harus rela tersingkir dari Liga Champions.

Seperti yang diketahui, Setelah kalah 0-2 di kandang sendiri, Schalke memberikan perlawanan maksimal saat ganti dijamu Madrid dalam partai leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu dini hari tadi malam. Sejatinya mereka sempat unggul pada babak pertama, sebelum akhirnya di imbangi oleh Cristiano Ronaldo.

Pemain kelahiran Belanda itu lantas buka suara tentang rapuhnya lini pertahanan Schalke, dimana menurutnya sangat mudah kebobolan oleh permainan tim lawan. Karena menurutnya banyak gol yang seharusnya masih bisa dihadang. Namun dirinya tidak ingin terlalu lama dalam kekecewaan, dia memilih untuk merelakan tiket perempat final untuk Real Madrid.

“Disini kami senang dengan permainan kami yang sedikit terorganisir. Namun kami sayangkan bahwa sangat mudah bagi tim lawan untuk membobol gawang kami. Seharusnya ini tidak perlu terjadi dan kami seharusny pantas untuk bisa melanjutkan kisah kami di kompetisi ini,” ungkap pemain yang sebenarnya pernah bergabung di Real Madrid itu.

“Tapi kami yakin, hasil ini semakin membuat kami percaya diri. Kami siap untuk melakukan sesuatu yang besar di musim depan. Karena musim ini kami anggap sebagai sebuah pembelajaran dan ini akan menjadi kisah yang menarik. Kami akan terus berbenah dan melanjutkan langkah kami di Bundesliga, karena kami masih harus berjuang untuk bisa mendapatkan tiket kembali musim depan,” ujarnya lagi.

Schalke pada pertandingan tadi malam memang bermain cukup baik, bahkan sang pelatih Roberto Di Matteo mengungkapkan kekagumannya terhadap tim yang dipimpinnya itu. Dia merasa sangat takjub dengan apa yang sudah diberikan kepadanya. Meskipun timnya harus kalah agregat, tapi dia merasa cukup puas. Dia pun berharap ini bisa berlanjut setidaknya sampai akhir musim.

“Hari ini adalah pertandingan yang cukup bersejarah, karena kami berhasil menang disini. Anda tahu Real Madrid adalah sebuah klub yang sangat besar dan selalu memberikan pertandingan terbaik mereka disini (Santiago Bernabeu). Tapi malam ini kami mampu menunjukkan bahwa kualitas kami tidak kalah jauh dari mereka,” ungkap sang mantan pelatih Chelsea itu.

Seperti yang diketahui, memang Schalke sejak ditangani oleh Di Matteo menjadi salah satu klub yang cukup fenomenal. Saat ini mereka duduk di peringkat kelima klasemen sementara Bundesliga dan berpotensi untuk bisa tampil kembali di Liga Champions musim depan.