Kaka Masih Belum Memutuskan Pensiun di Tengah Tawaran Menjadi Direktur AC Milan

Ricardo Kaka

Ricardo Kaka telah mengkonfirmasi dirinya sudah ditawari jabatan oleh AC Milan. Tapi, ia masih belum tahu apakah bakal lanjut bermain sepakbola atau tidak. Dan Kaka belum memutuskan apakah dia akan terbuka untuk berperan sebagai direktur di AC Milan.

Pemain berusia 35 tahun itu memainkan pertandingan terakhirnya untuk Orlando City pada bulan Oktober, setelah sebelumnya memastikan bahwa dia tidak akan menandatangani kontrak baru di akhir musim.

Mantan bintang Milan, Real Madrid dan Brasil itu menangis saat dia melambaikan tangan ke sisi Florida dan telah mengakui bahwa dia mungkin tidak akan pernah kembali ke lapangan.

“Pertandingan terakhir bersama Orlando bisa jadi yang terakhir saya menjadi pemain profesional dan itu spesial. Saya masih belum mengucapkan selamat tinggal pada sepak bola, saya ingin meluangkan waktu untuk memikirkannya. Untuk saat ini sulit untuk membicarakan hal-hal ini,” katanya kepada Gazzetta dello Sport.

Kaka telah mengunjungi Milan untuk bertemu managing director Marco Fassone atas pekerjaan potensial dengan tim San Siro, dan gagasan untuk kembali ke klub saat ia mengangkat Piala Liga Champions bersama klub yang tersebut.

“Saya harus memutuskan apakah akan bermain lagi atau tidak, karena mulai sekarang ini akan menjadi hidup saya, itulah yang saya katakan kepada Marco Fassone,” katanya.

“Semakin dekat ke Milan itu indah dan saya tahu sekarang ada kesempatan untuk tetap dekat dengan Milan, karena ini adalah situasi hipotetis. Punya kesempatan menjadi direktur Milan sesuatu yang spesial bagi saya,”

“Saya pikir gagasan di Milan jelas bagi semua orang: untuk membawa mereka kembali menjadi tim besar di Italia dan Eropa. Saya selalu jatuh cinta dengan Milan, hubungan dengan tim, dengan klub dan dengan para penggemar ini sangat indah. Aneh kalau orang Brazil punya hubungan seperti itu dengan klub Italia.”

Bersama AC Milan, Kaka telah membuat lebih dari 300 penampilan dalam dua periode, mulai 2003 hingga 2009 serta musim 2013/2014. Bersama Diavolo, mantan suami sosialita Brasil Caroline Celico itu memenangkan Scudetto di tahun 2004 dan Liga Champions di tahun 2007.