Juan Mata Sudah Tidak Sabar Ingin Segera Bermain

Juan Mata

Pemain Manchester United Juan Mata telah tidak sabar menantikan Premier League bergulir sekali lagi, dengan MU dinanti Liverpool di Anfield akhir minggu ini.

Pertandingan Premier League tengah jeda singkat karena ada partai-partai internasional. Dalam blog-nya, Mata juga menyebutkan kalau beberapa minggu paling akhir merasa jalan lambat tidak ada pertandingan liga.

Juga demikian, pemain internasional Spanyol itu juga mengapresiasi kesuksesan tim nasionalnya yang sudah meyakinkan kelolosan ke Piala Dunia 2018. Seperti Inggris yang telah mencapai ticket ke Rusia th. depan.

Sesudah rangkaian kompetisi internasional nanti selesai dihelat, liga-liga di Eropa juga bergeliat sekali lagi. Dengan spesial di Premier League, MU juga akan dijamu Liverpool, Sabtu (14/10/2017) .

” Sudah pasti pertandingan Premier League kami selanjutnya di Anfield mesti dibicarakan, ” catat Mata seperti diambil ManUtd. com.

” Tidak diragukan sekali lagi ini adalah satu diantara kompetisi paling besar dalam satu musim. Tidaklah perlu sekali lagi diterangkan seberapa perlunya pertandingan itu untuk kami serta beberapa pengagum, serta saya berharap kami dapat memerlihatkan permainan bagus serta membawa pulang tiga point ke Manchester. “

” Kami juga akan berupaya meneruskan rentetan hasil bagus kami mulai sejak musim diawali. Saya juga mengharapkan tidak ada rekanan satu tim saya yang memperoleh problem fisik di partai selanjutnya dengan tim nasional mereka, seperti Marouane Fellaini, yang saya doakan segera pulih, ” katanya.

MU hadapi pertandingan itu sesudah melalui tujuh kompetisi awalannya di Premier League dengan enam kemenangan serta satu hasil imbang (19 point) . The Red Devils hanya kalah selisih gol dari Manchester City di puncak klassemen. Hanya ke-2 tim kota Manchester itu yang selama ini belum juga sempat kehilangan angka selama Premier League 2017/2018.

Sesaat Liverpool masih tetap terpaku di tempat tujuh papan klassemen dengan hasil 3 kali menang, 3kali seri, serta tiga kekalahan (12 point) . Di lima pertandingan paling akhir, The Reds hanya mencapai delapan point dari maksimum 15 angka.