Jokowi Ingin Sirkuit Mandalika Gelar F1 dan MotoGP

Tak hanya MotoGP Indonesia, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga menginginkan ajang balap mobil Formula One (F1) digelar di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat

Hal ini disampaikan Direktur Utama Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar Mansoer usai bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir diterima Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor

Sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang akan menjadi arena sirkuit jalanan untuk MotoGP Indonesia mulai 2021, Abdulbar menyatakan kesiapan untuk mendukung program pemerintah itu.

F1 sebagai pelengkap event balap kelas dunia setelah MotoGP 2021 sudah disampaikan oleh bapak Presiden untuk dikaji dan digelar juga di Sirkuit Mandalika. Hal ini akan menimbulkan efisiensi, di mana satu sirkuit dapat digunakan untuk dua event balap terkemuka dunia

Untuk F1 kami sudah mendapat kepastian desain Sirkuit Mandalika dapat mengakomodasi persyaratan sebagai ajang F1, dengan beberapa perbaikan. Selanjutnya sesuai instruksi presiden, kami akan menindaklanjuti proses persiapan sehingga diharapkan dapat menghadirkan F1 ke Sirkuit Mandalika

Abdulbar mengatakan saat ini pembangunan Sirkuit Mandalika masuk ke proses homologasi, soil test, dan finalisasi detailed engineering design. Abdulbar memastikan pembangunan konstruksi sirkuit akan dimulai Oktober 2019 dan selesai pada akhir 2020.

Mengenai biaya, Abdulbar belum bisa memastikan jumlah yang dibutuhkan. Pihak ITDC akan segera menyiapkan studi kelayakan dan mendapat kepastian biaya setelah itu. Lebih lanjut Abdulbar juga berencana menyampaikan keinginan Jokowi kepada Federasi Otomotif Internasional

Segera setelah lebaran kami akan mulai beraudiensi dengan FIA dan pihak-pihak terkait F1 lainnya

Sementara itu Ketua Komite Olimpiade Indonesia Erick Thohir menilai trek yang sedang dibangun di Mandalika bisa juga dimanfaatkan untuk arena balapan mobil. Erick juga mengatakan tidak ada pemborosan untuk membuat arena balap F1 ataupun kendaraan balap mobil yang lain.

Dilansir dari situs Setkab, Erick melihat kesempatan ini bisa dikaitkan dengan investasi masa depan, khususnya investasi pariwisata.