Henderson: Tidak Ada Jaminan Menjadi Kapten Setelah Gerrard Meninggalkan Klub

gerrard-hend

Kepergian Steven Gerrard pada musim panas mendatang akan membuat Liverpool mempunyai kapten baru. Jordan Henderson yang saat ini merupakan wakil kapten The Reds tidak menjamin bahwa dirinya akan mengantikan posisi Gerrard setelah kepergiannya.

Gerrard yang telah menjadi kapten The Reds sejak 2003, akan meninggalkan klubnya itu ketika kontraknya habis pada akhir musim 2014-2015. Dia selanjutkan akan mendarat ke Amerika Serikat dan bergabung dengan LA Galaxy yang bermain di Major League Soccer (MLS).

Dalam beberapa laga terakhir, Henderson sudah sempat memakai ban kapten, karena Steven Gerrard harus absen akibat cedera hamstring yang dialaminya. Gelandang berusia 24 tahun tersebut mengemban tugasnya dengan sangat baik sebagai pemimpin tim di atas lapangan.

Setelah kepergian Gerrard nantinya, Henderson yang sebagai wakil kapten Liverpool merupakan kandidat terkuat untuk mengantikan posisinya. Tapi menurut Henderson, sebagai wakil kapten tidak menjamin dirinya mengantikan posisi Gerrard, karena dalam skuat The Reds masih ada pemain lain yang juga pantas menjadi kapten.

“Musim panas depan, Gerrard akan meninggalkan klub. Dengan begitu akan ada kapten baru didalam klub. Kita akan lihat apa yang akan terjadi karena mungkin saja bukan saya yang akan menggantikan Gerrard sebagai kapten, walaupun saya merupakan wakil kapten. Mungkin saja orang lain, semua tergantung dari manager yang memilih siapa yang pantas menjadi kapten baru setelah kepergian Gerrard”, kata Henderson.

“Saya pikir masih banyak pemain yang hebat dan memiliki karakter kuat dalam tim. Mereka adalah orang-orang yang meliki jiwa kepemimpinan dan rendah hati. Bisa kita sebutkan Mama Sakho, Emre Can, Marin Skrtel merupakan pemain yang memiliki pemahaman yang kuat antar pemain. Anda bisa melihat gairah mereka, yang selalu ingin menang, mereka memberikan segalanya”, ujarnya.

“Masih banyak pemain lain, semuanya memiliki karakter yang cocok untuk menjadi seorang pemimpin. Semua tergantung bagaimana manager memilih, kita lihat saja musim depan siapa yang akan menjadi pemimpin nantinya”, pungkasnya.