HEAD TO HEAD EMERY VS POCHETTINO

Unai Emery

 Arsenal akan menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Inggris pekan ini. Duel Unai Emery dan Mauricio Pochettino di Premier League bertensi lebih panas.

Derby London utara pertama musim ini akan dipentaskan di Emirates Stadium, Minggu (2/11/2018). Andai bisa memenangi pertandingan, Arsenal akan mampu menyamai poin The Lilywhites di klasemen sementara Premier League. Meriam London saat ini mengumpulkan 27 poin ada di posisi kelima, berjarak tiga angka dari Spurs di posisi ketiga.

Arsenal mempunyai modal bagus menatap laga itu. Juru taktik Gudang Peluru, Emery, unggul head-to-head atas Pochettino. Duel mereka terjadi saat sama-sama masih berkarier di La Liga.

Tensi pertandingan di Spanyol tak sepanas di London utara. Pochettino menangani Espanyol, sementara Emery menjadi arsitek Valencia.

Ada sebanyak tujuh adu taktik antara Emery dengan Pochettino. Hasilnya, Emery menang empat kali, imbang sekali, dan menelan kekalahan empat kali.

Pada perjumpaan terakhir dengan Pochettino, Emery menelan kekalahan telak empat gol tanpa balas. Saat itu, Espanyol, yang dilatih oleh Pochettino, menaklukkan Valencia-nya Emery.

Kemenangan terbesar Emery atas Pochettino dengan margin 2-0. Kemenangan itu didapat pada laga Valencia dengan Espanyol pada 1 Mei 2010.

Selain dari itu juga Menatap laga kali ini, Emery sedang membawa Arsenal melaju 18 laga tanpa catatan kekalahan. 

Berita lain, Unai Emery menerapkan pola tiga berkala Arsenal bertandang ke Bournemouth. Tiga poin jadi ganjaran yang memuaskan.

Arsenal menang 2-1 saat bertandang ke Vitality Stadium, Minggu (25/11/2018) malam WIB. Gol bunuh diri Jefferson Lerma dan gol Pierre-Emerick Aubameyang memastikan The Gunners meraih tiga poin.

Pertandingan berjalan ketat, dengan kedua tim relatif berimbang dalam hal peluang. Arsenal punya empat tembakan tepat target, berbanding lima milik Bournemouth. Kedua tim sama-sama mencatatkan satu percobaan mengenai mistar gawang.

Memenangi laga ketat jadi kepuasan tersendiri untuk Arsenal, apalagi kali ini tampil dengan formasi baru. Emery menerapkan pola tiga bek di pertandingan kali ini dan berbuah positif, meski kecolongan satu gol.