Hasil Liga 1: PSM Makasar 4-0 Semen Padang

Pavel Purishkin

Pasukan Juku Eja sukses meraih kemenangan saat menjamu Semen Padang, sekaligus ikut meramaikan persaingan di papan atas usai mengatasi sepuluh pemain timtamu dengan skor telak 4-0 di Stadion Andi Mattalatta, pada hari Senin (02/10) malam WIB, pada pertandingan pekan ke-27 Liga 1 Indonesia 2017.

Dengan hasil ini mengangkat posisi PSM Makasar naik satu tangga ke peringkat tiga dengan nilai 52 poin, sekaligus menggusur Madura United. Sedangkan kekalahan dari PSM ini membuat Semen Padang tertahan di peringkat 15 dengan torehan 28 poin, atau berselisih tiga angka dari Perseru Serui yang berada zona degradasi.

Di babak pertama, dengan status sebagai tuan rumah, PSM langsung menerapkan permainan agresif mereka untuk menekan daerah pertahanan Semen Padang sejak peluit pertama dibunyikan. Sedangkan sang tamu Semen Padang memilih untuk menunggu dan mencari celah untuk masuk ke lini belakang PSM dengan serangan balik.

Peluang pertama diperoleh Ferdinand Sinaga usai menerima bola dari Rizky Pellu di menit kelima. Upaya Ferdinand ini berhasil diblok kiper tamu Jandia Eka Putra. Semen Padang pun langsung membalasnya lewat Vendry Mofu, namun sepakannya masih melebar di sisi gawang tuan rumah yang dikawal oleh Syaiful.

PSM pun akhirnya sukses memecah kebuntuan pada menit ke 29 lewat Pavel Purishkin lewat tembakan first time usai menerima umpan matang dari skema sepak pojok. Skor pun berubah menjadi 1-0. Tak butuh waktu lama bagi tuan rumah menggandakan keunggulan mereka. Selang tiga menit kemudian, Berawal dari sepakan Ferdinand di dalam kotak penalti yang masih dapat diblok oleh Jandia, bola muntah kemudian disambar oleh Zulham didepan gawang yang sudah kosong. Skor pun berubah menjadi 2-0.

Menjelang babak pertama berakhir, PSM bahkan nyaris memperbesar keunggulan mereka. Sayangnya, tendangan bebas yang dilesatkan oleh Hamka Hamzah masih mampu di antisipasi oleh Jandia. Tidak ada lagi gol yang tercipta sehingga skor 2-0 tetap bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, PSM tetap memperlihatkan permainan ofensif mereka dengan terus mendominasi jalannya pertandingan untuk terus menekan sang tamu. Di lain sisi, Semen Padang yang berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan mereka justru tampil di bawah tekanan.

Alhasil, Zulham kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk kali kedua pada laga ini tepat laga babak kedua baru berjalan dua menit. Sebuah umpan silang dari Ferdinand dari sisi kiri diselesaikan oleh Zulham dengan tandukan yang tak bisa dijangkau oleh sang kiper tim tamu.

Upaya Semen Padang untuk memperkecil ketertinggalan mereka menjadi semakin berat saat mereka harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu kuning kedua yang didapatkan Cassio de Jesus pada menit ke 62. Cassio dikeluarkan dari pertandingan usai dianggap melakukan pelanggaran terhadap Marc Klok.

Unggul jumlah pemain, Kondisi ini langsung dimanfaatkan oleh tim tuan rumah untuk semakin gencar dalam menekan pertahanan Semen Padang. Tim tamu pun dipaksa bermain di area belakangnya sendiri. Wiljan Pluim mendapat sempat mendapatkan peluang emas ketika menyambar bola muntah sepakan dari Purishkin yang ditepis Jandia pada menit ke-71, namun sayang, sepakanya justru melayang di atas mistar gawang.

Selang dua menit kemudian, PSM mendapatkan peluang lagi lewat pemain pengganti Titus Bonai yang berusaha mengelabui Jandia dengan sontekan lambung. Sayangnya, bola meluncur tipis ke sisi kiri gawang. PSM akhirnya kembali berhasil mencetak gol di masa injury time. Hamka Hamzah ikut mencatatkan namanya di papan skor saat menerima sebuah umpan lambung dari M Arfan. Skor pun berubah menjadi 4-0 sekaligus mengakhiri laga tersebut untuk kemennagan PSM.