Guardiola: Nasib Wenger Ada di Tangannya Sendiri

Pep Guardiola

Nasib Arsene Wenger di Arsenal kembali menjadi sorotan. Manajer Manchester City Pep Guardiola yakin kalau rivalnya itu bakal menentukan nasib sebaik-baiknya.

Seruan WengerOut belakangan ini kembali marak terdengar sebab Arsenal kerap menuai hasil buruk usai pergantian tahun. Mesut Oezil dkk tidak bisa tampil impresif di tahun 2018 ini. Mereka bahkan menjadi tim yang paling banyak menderita kekalahan di Premier League selepas pergantian tahun. Tujuh kekalahan diderita oleh The Gunners dari 13 laga di 2018.

Dalam 13 laga tersebut, Meriam London Cuma bisa menang empat kali saja, dua laga berakhir dengan hasil imbang, dan sisanya berakhir dengan kekalahan. Lini belakang Arsenal juga tampil buruk selama di periode tersebut, dengan kebobolan 23 gol.

Sementara rekor pertemuan Arsenal dengan City di musim ini sangat buruk. Dalam tiga kali pertemuan, mereka selalu kalah. Pada pertemuan pertama di Premier League, Arsenal kalah 1-3. Sementara laga lainnya di final Piala Liga Inggris, The Gunners kalah 0-3. Dan yang terakhir pada pertemuan kedua Premier League, The Gunners juga di hajar dengan skor yang sama 0-3 di markas sendiri, Emirates Stadium, Jumat (2/3/2018) dini hari WIB lalu.

Rekor Arsenal melawan enam tim besar Premier League juga sangat jelek. Dari sembilan laga melawan enam tim besar, skuat asuhan Wenger cuma bisa mendapat satu kemenangan saja. Delapan laga lainnya berakhir dengan tiga kali imbang dan lima kali kalah.

Semua hal diatas tentu membuat Wenger dalam posisi tertekan. Meski begitu, Guardiola yakin kalau rekan sesama manajer itu di Premier League bisa mengambil keputusan dengan tepat.

“Saya bisa memahami situasinya. Saya tahu semua manajer bisa berada di situasnya. Dia sadar dengan hal ini, dan saya yakin dia mengatasi situasinya. Dia punya banyak pengalaman.” Ujar Guardiola seperti di kutip dari Sky Sports.

“Dia kenal betul klub, Premier League, dan pemainnya. Dan saya yakin dia akan mengambil keputusan dengan tepat, untuk klub, dirinya, pemain, dan juga semua orang,” ia menambahkan.