Gary Medel dan Messi Tak Layak Dapat Kartu Merah

Gary Medel

Gary Medel tak menyalahkan Lionel Messi atas insiden ribut-ributnya. Medel malah menyalahkan wasit yang gegabah memberi kartu merah. Medel terlibat keributan dengan Messi dalam duel perebutan tempat ketiga Copa America 2019 antara Argentina vs Chile. Buntut dari ribut-ribut itu, wasit Mario Diaz de Vivar melayangkan kartu merah langsung untuk kedua pemain tersebut.

Messi sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Dia bahkan menolak ambil medali perunggu usai Argentina menang 2-1 di Arena Corinthians, Minggu (7/7/2019) dinihari WIB. Medel juga kecewa dengan keputusan wasit, namun tak menyalahkan Messi atas insiden ribut-ribut itu. Menurutnya, pemain lebih pantas diberi kartu kuning. “Saya setuju dengan Messi. Seharusnya kartu kuning untuk setiap pemain,” kata Medel.

“Wasit bisa menanganinya dengan lebih baik. Messi dan saya dalam emosi, tetapi itu bagian dari permainan. Wasit menanganinya dengan sangat buruk,” Medel menambahkan. Medel juga memuji kinerja Messi dan Argentina. Kapten Chile itu kagum dengan La Pulga beserta tim. “Saya merasa kagum tidak hanya untuk Messi tetapi juga untuk seluruh tim Argentina,” tegasnya.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni bingung dengan insiden kartu merah tersebut. Scaloni percaya Messi tidak layak diusir dari permainan. Suksesor Jorge Sampaoli itu menyesalkan mengapa VAR tidak membantu wasit. “Saya sudah melihat videonya dan sejauh ini, saya tidak paham dengan apa yang dia lakukan sehingga sampai dikartu merah,” kata Scaloni. “Akan menarik apabila wasit mengungkapkan secara terbuka apa yang sebenarnya dia lihat dan juga orang-orang VAR.”

“Sudah jelas dia membuat keputusan yang sangat cepat, sangat aneh, dan yang terburuk adalah VAR tidak memeriksanya karena untuk itulah ada VAR. VAR ada di sini untuk membantu, dan hari ini VAR tidak membantu. Kita sudah melihat beberapa kali pengusiran oleh wasit, di mana wasit membatalkan keputusannya dan mengganjar dengan kartu kuning. Seharusnya kejadian ini seperti itu,” sembur Scaloni.

“Kalau Anda melihat dengan cermat, Messi tidak melakukan apapun. Well, mereka memang tidak mengurungkan keputusannya, mereka bahkan tidak meninjaunya. Saya pikir standarnya sangat aneh. Sebelumnya Uruguay, saya pikir sangat tipis ketika Cavani dinyatakan offside. Mereka meninjau video-nya 55 kali untuk membenarkan, dan dengan tim kami, segalanya justru sebaliknya, tidak ditinjau.”

“Rasanya tidak baik, terus terang saja. Saya tidak mau berprasangka buruk, tapi rasanya tidak meyakinkan. Tidak meyakinkan tim kami, tidak juga Chile, yang kami lawan hari ini, Uruguay. Ada banyak tim yang memiliki perasaan buruk terhadap masalah ini, dan kami yang paling banyak dirugikan karena hari ini kami akan berbicara di situasi yang berbeda,” Scaloni menambahkan.