Filippo Inzaghi tidak mempunyai Ultimatum di klub AC Milan

Filippo Inzaghi - AreaBola

Kursi pelatih Filippo Inzaghi di klub AC Milan akan tetap aman meskipun hasil yang didapatkan AC Milan cenderung negative. Klub AC Milan tidak memberikan ultimatum terhadap Filippo Inzaghi.

Sejak awal musim ini, klub AC Milan hanya mendapatkan dua hasil kemenangan dari tujuh laga yang mereka lakoni. Pada lima laga yang lain klub AC Milan mendapatkan empat hasil kalah dan satu kali hasil imbang.

Dengan hasil itu membuat klub AC Milan dalam kesulitan untuk bisa melaju di papan atas klasemen Serie A. klub AC Milan saat ini berada di peringkat ke 8, mereka juga tertinggal 10 angka dari klub Napoli yang berada di peringkat tiga atau peringkat yang bisa membuat mereka ikut dalam ajang Champions League.

Pada akhir ini isu kembali beredar dengan terkaitnya klub AC Milan mewajibkan Filippo Inzaghi untuk mendapatkan tiket ke Champions League. Jika tidak berhasil, disebutkan bahwa klub AC Milan akan memecat Filippo Inzaghi dan menggantikan pelatih tersebut dengan pelatih dari klub Fiorentina, yakni Vincenzo Montella.

Namun, kabar yang beredar tersebut dibantah oleh Adriano Galliani, CEO dari klub AC Milan. Adriano Galliani memastikan bahwa ultimatum dengan terkaitnya Champions League tidak pernah ada.

“Presiden memangil Filippo Inzaghi dan saya setelah menyelesaikan laporan yang ada di media. apa yang tertulis di kabar terbalik atas apa yang dipikirkan oleh dia,” kata Adriano Galliani.

“Dia hanya mengatakan bahwa Filippo Inzaghi hanya akan mendapatkan sebuah pengalaman. Tidak ada satu katapun dari kami yang mengatakan bahwa dia tidak akan bertahan di klub kami ini,” lanjutnya.

“Filippo Inzaghi masih memiliki sisa kontrak selama satu musim depan. Masih ada 17 pertandingan lagi yang tersisa, kami pasti bisa menampilkan yang terbaik. Namun saya juga masih belum bisa memahami klub ini,” ujar Adriano Galliani.

“Kami bermain dengan baik. Pada laga di bulan Desember lalu kami memiliki perolehan poin yang sama dengan klub Napoli. Kami juga bermain dengan baik saat melawan klub Real Madrid, dan semua orang pasti yakin bahwa kami sedang bekerja keras untuk mengembangkan klub ini,” sambungnya.

“Saya tidak pahan dengan apa yang terjadi di Januari semalam. Saat melawan klub Sassuolo hanya bisa membawa pulang satu poin dari klub Torino dan juga klub Atalanta. Masih ada lagi yang tidak bisa saya pahami tapi saya tidak bisa memeberikan penjelasannya lagi,” tuntas CEO yang berusia 71 tahun tersebut.