De Gea Blunder, Manchester United vs Everton berakhir imbang 1-1

De Gea

Tidak ada pemenang dalam pertandingan Everton vs Manchester United setelah laga berakhir sama kuat 1-1. Pertandingan diwarnai drama VAR di akhir injury time. Pada pertandingan di Goodison Park, Minggu (1/3/2020) malam WIB, Mu dikejutkan dengan gol kilat Everton di menit ketiga. Dominic Calvert Lewin memanfaatkan kesalahan David de Gea, sedangkan gol balasan MU terlahir dari kaki Bruno Fernandez di menit ke-31. Di penghujung laga, Everton sebenarnya mencetak gol kemenangan setelah bola yang mengenai Harry Maguire masuk ke gawang MU. Namun, gol tersebut dianulir setelah ditinjau dengan VAR.

Dengan hasil ini, MU masih di peringkat kelima klasemen Liga Inggris usai mengantongi 42 poin hasil 28 pertandingan tertinggal tiga poin dari Chelsea di empat besar. Sementara Everton terpaku di peringkat 11 dengan perolehan 37 poin. Legenda Manchester United Roy Keane mengaku ia bakal menghabisi David De Gea usai sang kiper melakukan blunder fatal di laga lawan Everton. Keane mengatakan bahwa De Gea akan berada dalam masalah besar di ruang ganti jika saat itu ia berada di dekatnya. “Entah saya sebagai seorang pemain atau manajer, saya akan menghabisinya,” tegas Keane.

“Apa yang ditunggu De Gea? Ini gila,” ketus Keane. “Hampir ada sedikit kesombongan baginya. Saya akan menggantung dirinya di paruh waktu. Tidak ada alasan,” tegasnya lagi. Kiper Everton, Jordan Pickford juga kena menjadi sasaran Roy Keane. Pickford sendiri kebobolan melalui tendangan jarah jauh Bruno Fernandes. Bola yang melaju dengan sedikit melengkung dan berubah arah membuat kiper Timnas Inggris itu gagal mengantisipasi bola dengan baik. “Saya tidak ingin mendengar bahwa bola itu bergerak. Tentu saja itu bergerak, seseorang menendangnya.”

“Intinya dengan Pickford, Saya tidak perlu melihat statistiknya. Saya tahu ia bukan penjaga gawang yang bagus. Ia tidak sanggup melakukannya.” Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan komentar mengenai performa De Gea. Solskjaer mencoba memaklumi kesalahan yang dilakukan De Gea di awal pertandingan tersebut. Baginya, itu hanya sebuah ketidakberuntungan. “Itu merupakan sesuatu yang terjadi di sepakbola sesekali jika anda menahan bola terlalu lama,” ujar Solskjaer. “Calvert Lewin selalu mengejar segalanya dan sayang sekali itu berujung menjadi gol. Kami merespon dan mendapatkan gol yang layak kami dapat.”

Solskjaer juga memuji aksi yang dilakukan De Gea ketika menggagalkan peluang emas Gylfi Sigurdsson di menit-menit akhir pertandingan. Bola rebound hasil penyelamatan De Gea mendarat di kaki Lewin yang melepas tembakan menjadi gol. Namun, gol itu dianulir VAR yang menganggap Sigurdsson ikut terlibat ketika dia berada dalam posisi offside. “Sebuah akhir pertandingan yang menegangkan. Kami merasa kami bisa dan harusnya memenangi pertandingan dan kemudian ada drama yang terjadi,” tutur Solskjaer.

“De Gea mengatakan pada saya bahwa dia terganggu karena Sigurdsson ada di sana. Penyelamatan yang ia lakukan fantastis, saya 100 persen yakin bahwa tembakan Sigurdsson akan menjadi gol,” tukasnya. Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes dinobatkan sebagai man of the match pada laga ini. Fernandes tercatat melepas enam tembakan, 3 diantaranya  on target. Dia juga melakukan lima tekel dan dua kali merebut bola dari penguasaan tim lawan. Ole Gunnar Solskjaer tak sungkan memuji penampilan Fernandes. “Dia adalah seorang pemain bagus dan kami merindukan tipe pemain seperti itu untuk melakukan upaya-upaya tersebut untuk kami. Saya sangat senang dengan kontribusi Fernandes,” ungkapnya.