David Luiz Dapat Kritikan Dari Pemain Legenda

David Luiz

Pemain legenda seperti Roy Keane dan Rio Ferdinand mengkritik aksi David Luiz yang menyebabkan Chelsea mendapat hukuman penalti kala bersua Atletico Madrid beberapa waktu lalu. Sang bek jelas merugikan The Blues walau pada akhirnya bisa meraih kemenangan dramatis di Vicente Calderon.

kejadian itu terjadi dalam kondisi tendangan penjuru yang didapatkan oleh ATM jelang berakhirnya babak pertama. David Luiz yang berperan menjaga Lucas Hernandez justru melakukan pelanggaran yang dirasa banyak pihak tidak perlu. Pemain timnas Brasil tersebut berniat menghentikan pergerakan lawan dengan menarik kaos tapi malah terjatuh serta terguling. Wasit Cuneyt Cakir yang melihat kondisi itu lantas menunjuk titik putih. Chelsea lantas beranjak di babak kedua, beruntung dalam skuad mereka mempunyai Alvaro Morata dan Michy Batshuayi yang saling bergantian membobol gawang tuan rumah.

Kendati demikian, Luiz tetap disalahkan oleh Rio Ferdinand dan Keane yang menganggap sang pemain melakukan tindakan konyol hingga membuat rekan-rekannya kesulitan.

” David seharusnya tidak perlu melakukan tindakan tersebut. Anda dapat lihat sendiri bila ia merupakan pemain yang patut disalahkan atas terjadinya gol oleh lawan, ” beber Rio Ferdinand kepada harian BT Sport.

” Namun walau sudah tahu ia melakukan kesalahan dengan menarik jersey Lucas Hernandez di depan  wasit ia tidak protes. Ia bahkan tidak melakukan pembelaan untuk timnya, ” imbuh mantan bek Manchester United ini.

Selain Ferdinand, ada pula Keane yang kesal dengan ulah pemain berambut gimbal tersebut. Eks gelandang MU itu menyebut Luiz sebagai pemain curang dan malas mengejar bola.

” Ini sebuah lelucon. Apa yang ia lakukan adalah bentuk kecurangan. Ia terlihat malas dan malah membuat timnya kecewa.

” Tidak ada alasan baginya untuk melakukan perbuatan itu. Benar-benar tindakan yang tidak terpuji. “

Sementara David Luiz yang mendapat banyak cemohan mulai melakukan pembelaan. Ia mengaku cedera dan merasa sakit pada pergelangan tangannya. Ia tidak bisa menahan laju Hernandez yang sudah berlari beberapa langkah di depannya.