Cerita Neymar Soal Cedera yang Menyedihkan

Neymar

Pemain asal Brazil mantan pemain Barcelona dan sekaligus Bintang dari Tim terkenal di Prancis (Paris Saint Germain), Neymar membagikan cerita mengenai masa masanya saat melewati cedera parah di musim lalu. Ia mengaku bahwa cedera tersebut merupakan cedera yang paling buruk dalam kariernya dan setelah ia pulih kembali , ia harus siap menghadapi banyak kesulitan.

Pada bulan Maret 2018 lalu, Neymar di serang cedera pergelangan kaki yang membuatnya harus rela menepi sampai akhir musim. Cedera itu juga datang di waktu yang salah, yakni saat PSG sedang menghadapi Real Madrid dalam dua leg 16 besar.

Neymar yang tampil di leg pertama, tetapi tidak bisa bermain di leg kedua karena cedera parah saat membantu PSG di Ligue 1. Dia pun di terbangkan ke Brasil untuk menjalani perawatan sekaligus beristirahat.

Sulit

Neymar memang pada akhirnya berhasil pulih tepat waktu untuk tampil di Piala Dunia 2018. Namun, dia tak benar-benar dalam kondisi 100 persen. Permainan Neymar baru kembali ke puncaknya di musim ini.

“Itu adalah situasi yang cukup menyedihkan, dengan cedera saya dan kekalahan di Piala Dunia, tetapi anda harus berhasil mendapatkan inspirasi dari pengalaman buruk itu dan kembali fokus pada target baru,” ungkap Neymar kepada Express.

“Bisa kembali dan bermain lagi di samping rekan setim saya (di PSG) selalu hebat,” lanjut Neymar.

“Sekarang saya kembali ke kondisi 100 persen. Sangat sulit untuk beradaptasi untuk kembali ke kompetisi dan memainkan pertandingan setelah cedera dan operasi saya. Teatpi sekarang saya merasa sangat baik,” ungkapnya kembali.

Kombinasi

Neymar juga menjelaskan hubungannya dengan Edinson Cavani dan Kylian Mbappe sebagai trio penyerang PSG. Dia merasa hubungannya dengan dua striker tersebut berjalan sangat baik, kombinasi mereka semakin mematikan bagi lawan.

“Kami sangat senang bahwa kombinasi permainan kami terus semakin baik dan lebik baik lagi pada setiap pertandingan. Kami mulai lebih mengenal satu sama lain seiring waktu berjalan.” ujar Neymar.

“Dan itulah target kami, bahwa semua orang bisa bergembira saat memberikan assist supaya pemain lain bisa mencetak gol, supaya pada akhirnya semua pemain senang – meski hal yang terpenting adalah memenangkan pertandingan,” tandas Neymar.