Cerita Costa Mengenai Kepindahannya Dari Chelsea Ke Atletico

Diego Costa

Madrid – Diego Costa menyesalkan keadaannya ketika pergi dari Chelsea, sebab punya afeksi khusus bagi klub tersebut. Namun sekarang Costa gembira lantaran telah pulang ke rumah. Penyerang asal Spanyol tersebut bakal kembali pada Atletico Madrid usai klub Spanyol itu menyepakati nilai transfer untuknya. Costa pun dapat mengakhiri masa ‘’pengasingan’’ pada Chelsea. Costa menandai kariernya selama dalam tiga musim pada Chelsea dengan dua gelar Premier League, namun dirinya mesti mengucapkan perpisahan dengan situasi tidak enak. Di musim panas Costa mengaku dikirimi pesan singkat dari Antonio Conte, yang mengungkapkan dirinya telah tidak lagi dibutuhkan pada Chelsea. Sejak itu pula Costa menolak untuk kembali berlatih bersama dengan para pemain Chelsea yang lainnya. ‘’Aku tidak pernah menginginkan selesai dengan seperti ini,’’ ujar Costa. ‘’Aku memiliki afeksi khusus pada orang-orang di Chelsea. Aku bukan merupakan jenis orang yang mau mencoreng citra Chelsea. Mereka tahu orang seperti apa diriku ini. Aku tidak mau memperlihatkan rasa tidak berterimakasih pada Chelsea sebab aku amat gembira di sana dan aku telah bermain pada suatu tim bagus. (Namun) Atletico merupakan rumahku dan juga di sinilah aku sekarang,’’ sambungnya. Costa bakal merajut kembali kariernya pada lingkungan yang dirinya kenal dengan baik, dengan Atletico adalah klub yang pernah dirinya bela selama dalam 2010-2014. Meskipun belum bakal dapat bermain lagi hingga Januari lantaran adanya sanksi transfer bagi Atletico, Costa telah amat antusias untuk dapat beraksi kembali pada tempat yang dirinya sebut dengan sebagai rumahnya itu. ‘’Atletico Madrid merupakan rumahku dan juga di sinilah saat ini aku berada. Aku amat gembira. (Negosiasi) berjalan dengan terlalu lama, namun pada prosesnya ada akhir yang indah,’’ imbuh Costa. ‘’Usai tiga bulan terlewati, aku telah banyak latihan… Kondisiku tak seburuk apa kata orang. Dan di sini kami memiliki (pelatih kebugaran Enrique) ‘El Profe’ Ortega yang bakal membuat diriku bugar kembali. Aku lebih ngeri terhadap sesi-sesi latihannya, bukan di timbangan. Aku tidak pernah kekurangan motivasi,’’ ungkapnya.