Cara Access Ibcbet Promo – Kompetisi S League Dikabarkan Akan Didera Denda Sebesar 50 Ribu Dolar

Sudah jatuh di pekan lalu malah tertimpa tangga lagi terpuruk di ajang liga, sekarang kena denda lagi. Mungkin istilah itu akan memang tepat disebutkan ke kompetisi di Liga Sepakbola asal Singapura, S.League, pada musim mendatang.

Menurut sebuah media kabar setempat, sejumlah aturan yang baru segera diberlakukan di S.League musim mendatang. Di antaranya seperti iming-iming hadiah yang lebih besar bagi tim yang akan jadi pemenang dan sebaliknya tim-tim yang ada di dasar liga mesti segera diganjar denda.

tim yang selesai di posisi yang terakhir dari kompetisi yang sekarang berisikan 13 tim itu akan telah menuai denda senilai 50 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp 394 juta, sementara tim yang berpenghuni dengan posisi 12 klasemen akhir yang akan mendapat denda sebesar 30 ribu dolar Singapura atau setara Rp 236 juta. Game dan Panduan Cara Main Ibcbet.

“Kami akan berharap ini akan menjadi denda berat, bukan hanya seperti tepukan di tangan yang akan menginspirasi klub-klub bagi tampil lebih baik,” ucap bos di S.League Lim Chin.

Kompetitif dan juga menarik yang merupakan dua kata kunci bagi kami untuk menentukan arah di liga tahun mendatang dan, keadaanbya di S.League belum juga siap agar sistem promosi untuk degradasi, kami mau setiap tim untuk dapat bermain sebaik mungkin,” ucap Lim.

Federasi Sepakbola di Singapura tampaknya disebutkan belum mau memberi komentar. Tetapi, konsep dana untuk denda tersebut sudah menuai reaksi dari para penggila dunia sepakbola di negara Singapura.

Fans yang kontra menganggap bahwa denda tersebut malah akan kontra-yang produktif dan hukuman itu sama saja seperti menepak seseorang yang sedang tergeletak tidak berdaya.

Namun demikian, Lim yang menegaskan kalau konsep baru itu dapat lebih baik bagi liga ketimbang dapat terus melakukan konsep yang sudah ada. Apalagi, pendapatnya , ukuran denda yang telah dijatuhkan juga telah dipikirkan masak-masak.

“Kami pasti berpikir besaran denda itu pasti menyakitkan bagi sebuah tim yang sudah terus berusaha sebaik mungkin, tapi juga tidak akan cukup baik sehingga klub jadi kekurangan dan.

“Sehubungan masalah itu, kami jgua tetap mengizinkan klub-klub agar melakukan pembayaran secara bertahap dengan subsidi yang sudah mereka terima di tahun setelahnya.

 

 

 

 

 

Post by : ARB333