Canio Jelaskan Laga Lawan Stoke

Manajer Sunderland Paolo di Canio telah menjelaskan bahwa pertandingan minggu melawan Southampton bagaikan final Liga Champions menyusul hasil imbang 1-1 dengan Stoke City. The Black Cats berbagi hasil imbang setelah Craig Gardner di usir dari lapangan pada babak pertama.

Seperti yang terlansir pada prediksi bola hari ini yang menyebutkan bahwa mereka bangkit kembali setelah istirahat turun minum, meningkatkan permainan pada babak kedua dengan gol dari mantan bek Manchester United, John O’Shea. Masih mencari kemenangan yang sanggup membuat mereka aman, Sunderland di berikan kesempatan lain untuk mengambil tiga angka penuh dari Southampton. Banyak sekali peluang yang tercipta di depan gawang lawan, tapi anak-anak asuhan Di Canio belum mampu menciptakan gol-gol dari kesempatan emas tersebut.

Sebuah gol di awal babak pertama mengguncang penonton tuan rumah. J.walters, Striker Southampton yang membuat jala gawang The Black Cats bergetar di menit ke 9.  Gol di awal pertandingan itu sedikit membuat tim asuhan Di Canio sedikit tertekan, dan mereka harus  bermain dengan tensi tinggi untuk merebut dominasi bola, alhasil pada menit ke 34 Gardner di usir dari lapangan karena di hadiahi kartu merah oleh wasit di karenakan menekel kaki Charlie Adam dari belakang.

“Stoke City memiliki pemain yang mempunyai fisik dan semangat yang hebat” jelas Di Canio pada Agen Taruhan SBOBET.

Sekarang Di Canio masih menyisakan dua pertandingan terakhir di Premier League. Manajer kebangsaan Italia itu harus ekstra hati – hati pada laga selanjutnya, mereka telah membuat kesalahan besar kehilangan Craig Gardner yang mendapat kartu merah dan juga Stephane di skors satu pertandingan karena kartu merah yang di dapatnya dari laga melawan Aston Villa.

Gardner sungguh menyesal telah melakukan tackle keras itu, dia mengakui itu adalah kesalahan fatal menjelang akhir musim ini. Dimana tenaga dia juga sangat di butuhkan untuk mengangkat Sunderland dari jurang degradasi. Dengan John O’Shea sebagai pahlawan yang menyelamatkan wajah sang manajer dari rasa malu, karena jika mereka kalah di kandang sendiri maka kemungkinan mereka akan terseret kembali ke zona degradasi.

 

Post By :  Agen Bola