Barcelona Punya Taktik Mematikan Mirip Dengan Manchester United

Ernesto Valverde

Barcelona mempunyai senjata rahasia yang kelihatannya mereka tekuni banyak dari skuad Manchester United waktu jaya-jayanya dibawah bimbingan Sir Alex Ferguson. Apa? Barcelona mempunyai dua perbaikan musim ini dibawah bimbingan Ernesto Valverde. Pertama, mereka melakukan perbaikan lini defensifnya. Tetapi senjata paling mematikan dari club Catalan itu yaitu bagaimana mereka memenangi kompetisi dengan gol-gol di sesi ke-2.

Valverde telah menyangkal kalau gol-gol di sesi ke-2 itu suatu hal yang didesain mulai sejak awal. Menurut dia, itu berlangsung dengan alamiah. Pada menit-menit paling akhir kompetisi, kesempatan relatif banyak berlangsung karna kelelahan serta kekeliruan pemain versus. Waktu tersebut Lionel Messi dapat tampak tambah lebih ke depan. Barcelona berikan kesan kalau mereka mencabik-cabik pihak versus hingga kelelahan selama sesi pertama serta lalu merampungkan kompetisi di sesi ke-2 permainan. Hal semacam ini di dukung oleh kenyataan.

Mereka cetak beberapa besar gol mereka di sesi ke-2 permainan. Dari 81 gol mereka, 67, 9% berlangsung pada paruh ke-2 pertandingan. Itu bermakna 55 gol datang sesudah jeda turun minum. Contoh paling baik kekuatan tim Catalan bagi merampungkan permainan di sesi ke-2 berlangsung waktu menghadapi Real Betis pada pertandingan terbaru mereka di Liga Spanyol. Lionel Messi serta kawan-kawan mencatatkan lima gol cuma kurun waktu 1/2 jam saja.

Untuk pihak oposisi, periode paling beresiko waktu berlaga menghadapi Barca yaitu dalam 15 menit pertama sesudah jeda. Pada periode ini Barcelona berhasil cetak 19 gol. Demikian sebaliknya, statistik dari sesi pertama tunjukkan kalau mereka jauh kurang efisien. Cuma ada enam gol dari keseluruhan 81 gol mereka berlangsung sepanjang 15 menit pertama kompetisi.

Asumsinya, gol-gol dari Messi juga sekian. Top score mereka juga ikuti alur sama serta ia menyumbangkan 18 dari 25 golnya pada sesi ke-2. Dahulu semasa Sir Alex Ferguson mengasuh Manchester United, ada ungkapan ‘Fergie Time’, yaitu saat beberapa pemain Setan Merah diperintahkan bagi menggenjot serangan serta desakan mereka pada menit-menit akhir kompetisi. Selama kariernya, ada 166 gol The Reds Devils berlangsung pada detik-detik akhir pertandingan.