Bandar Taruhan Bola | Romario : Ronaldo dan Bebeto Tidak memiliki sebuah kepekaan dan Blatter telah di sebut sebagai Pencuri!

 Brasil – Kala masih berada di masa kejayaan sebagai pemain yang selama ini telah membelah tim nasional Brasil, Romário Faria telah terbilang bermain sangat padu dengan kedua mantan rekannya yakni, Ronaldo Luíz Nazario dan Bebeto. Tapi jika sudah menyoal kepentingan rakyat, Romário pilih kubu yang bertentangan dengan dua kompatriotnya itu.

Sebagaimana yang sudah sering diketahui, perhelatan Piala Dunia edisi ke-20 tahun ke depan yang berada di Brasil, mendapat banyak tentangan dari para aktivis yang mengajak sejumlah besar elemen masyarakat. Mereka pun berbondong-bondong secara rutin melakukan aksi unjuk rasa.

Alasannya, anggaran negara jadi lebih berat untuk membiayai pesta sepakbola terbesar se-kolong langit itu, ketimbang digunakan untuk mengentaskan berbagai persoalan rakyat, mulai dari kesehatan hingga pendidikan.

Romário yang saat ini beralih profesi sebagai politisi, turut angkat bicara. Sebagai salah satu legenda hidupSeleção, Romário malah mendukung aksi para pendemo, untuk terus melakoni rangkaian unjuk rasa guna menyadarkan para politisi lainnya di pemerintahan.

“Saya pikir, mereka (para pendemo) tak hanya akan kembali (turun ke jalan), tapi saya rasa mereka HARUS kembali berdemonstrasi. Kami tahu akan ada Piala Dunia di sini tahun depan. Tapi demonstrasi macam ini merupakan cara untuk menyadarkan para politisi,” tegas Romário, seperti yang dikutip oleh Bandar Taruhan Bola, pada hari Jumat (18/10/2013).

“Anda bisa melihat sejumlah rumah sakit tanpa tempat tidur. Anda melihat rumah sakit dengan para pasien tergeletak di lantai. Anda akan melihat sekolah-sekolah tak menyediakan makan siang untuk para murid, tanpa pendingin udara yang membuat mereka belajar di tengah suhu 45 derajat celcius,” lanjutnya.

“Anda juga akan lihat sejumlah bangunan tanpa akses untuk penyandang catat. Padahal jika pemerintah menghabiskan kurang dari 30 persen (anggaran negara) untuk beberapa stadion, maka negara akan bisa meningkatkan beberapa hal demi kepentingan rakyat,” imbuh Romário.

Saking kesalnya, Romário tak segan mengecam Ronaldo dan Bebeto yang dengan senang hati, jadi duta Piala Dunia – seolah tak menyadari beratnya kehidupan rakyat kelas menengah ke bawah hingga kelas miskin di negaranya sendiri. Begitupun dengan FIFA yang dianggapnya, telah mencuri uang negara.