Bandar Bola-Penyebab Sturaro Melemah Di Leg Kedua

Sturaro

Bandar Bola – Di awal leg pertama nampak permainan dari sang pemain gelandang Juventus sangat mengesankan sebab ia menjadi salah satu pemain yang berpengaruh dalam permainan seri di Leg Pertama sehingga Bayern Munchen tertahan dengan skor 2-2. Sayangnya setelah memasuki leg kedua permainan gelandang Juventus ini tampak menurun dan untuk menyamakan kedudukan saja sangat sulit Juventus bisa menahan gebrakan dari Bayern Munchen di markas besar mereka pada leg kedua meski di babak pertama permainan masih berpihak pada Juvetus. Stefano Sturaro dicap bermain sangat buruk karena menggantikan permainan Sami Khedira yang sangat luar biasa ternyata malah Sturaro yang dibawah ekspektasi.

Permainan Sturaro yang dianggap dapat merubah hasil pertandingan di babak pertengahan kedua nyatanya membawa hasil yang berbeda dari harapan sang pelatih, dari pengontrolan bola saja Sturaro telah dianggap gagal belum lagi kesalahan lain yang sangat fatal yakni salah mengumpan bola sehingga di manfaatkan oleh pihak Bayern Munchen dan hasilnya sangat tidak memuaskan. Kemudian sebuah kesempatan emas saat berada di depan gawang kosong Munchen Sturaro pun menghilangkan kesempatan bagus untuk  mencetak gol dan apabila gol tersebut berhasil tercipta kemungkinan besar Juventus akan melaju ke babak berikutnya di perempat Final Liga Champions yang digantikan oleh Bayern Munchen setelah kalah 4-2 di Leg Kedua.

Gelandang yang berusia 22 tahun itu pun mendapat banyak kecaman karena perfoma buruknya itu terpaksa Juventus harus dengan pasrah merelakan kekalahan dari Bayern Munchen, kendati kesalahan itu bukan karena kesalahan sepenuhnya dari seorang pemain. Agen dari sang pemain pun langsung memberikan alasan untuk publik mengapa kliennya tampil sangat buruk dalam pertarungan  penting itu, Carlo Vopi menjelaskan Sturaro tengah mengalami cedera ringan yakni patah kuku setelah bermain melawan Inter Milan sehingga terpaksa kliennya tidak dapat bermain maksimal untuk Juventus. Bahkan dalam mengenakan sepatu saja ia sudah mengalami kesulitan dan menurut Carlo itu lebih parah dari sedang mengalami cedera fisik pemain pada umumnya, sehingga ia tidak bisa tampil dalam kondisi puncak ketika bertemu Munchen.