Bandar Bola IBCBET – Mauri Absen Lebih Lama Lagi

Stefano Mauri akan lebih lama lagi absen di kompetisi Liga Italia karena masa perpanjangan hukuman nya di tambah lagi menjadi 9 bulan lama nya. Pada masa larangan nya yang dahulu hanya 6bulan kini di tambah lagi karena naik banding yang di ajukan kepada para petinggi FIGC di tolak dan dia harus menerima hukuman lagi.

Pada bulan Augustus yang lalu, Stefano Amauri yang di jatuhi larangan dari petinggi kompetisi Liga Italia ini tidak mengakui kalau dia ada kasus pengaturan skor pada saat pertandingan Lazio menjamu Genoa dengan kemenangan skor 4-2 dari tim lawan nya yang di gelar di kandang Lecce di kompetisi Coppa Italia musim 2010/2011 lalu.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum, Stefano Palazzi telah meminta agar tuntutan yang diajukan diubah menjadi tuduhan yang lebih serius terkait kecurangan dalam olahraga. Terkait kasus ini, Pengadilan Banding Federal telah mengumukan keputusannya. Mereka menyatakan bahwa Mauri bersalah dan memperpanjang hukumannya menjadi sembilan bulan.

Keputusan ini tidak dapat dimengerti, di luar proposri, dan tidak adil,” ujar pengacara Mauri, Amilcare Buceti seperti dikutip bandar bola ibcbet. Bahkan enam bulan terlalu kejam. Mereka tidak memperhitungkan bukti obyektif. Setiap keputusan yang menskors klien saya adalah kekalahan,” lanjutnya.

Saya ulangi, tidak ada bukti yang mengarah kepada keputusan bersalah. Kami akan mengajukan banding. Mauri tidak terlibat dalam manipulasi di kegiatan olahraga apapun. Stefano bersemangat untuk memperdebatkan hipotesis dari kegagalan dan memperingatkan pihak berwenang,” katanya menambahkan. Walau sang kapten bermasalah dengan para petinggi FIGC dan tim nya masih bisa bersaing dengan semua klub dan mempersembahkan kemenangan yang berarti.

Kini Lazio telah memainkan pertandingan sebanyak enam kali pertandingan dan belum mendapatkan posisi yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Semoga di partai berikut nya berhadapan dengan tim lemah maupun tim kuat mereka akan memenangkan pertandingan yang akan mereka main kan dan mengembalikan semua kepercayaan diri mereka.