Atletico Madrid tersingkir di babak 16 besar copa del rey

Valery Fernandez

Atletico Madrid tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey. Berimbang 3-3 dengan Girona di leg kedua, Atletico terdepak karena kalah gol tandang. Menjamu Girona di Wanda Metropolitano, Kamis (17/1/2019) dinihari WIB, Atletico sebenarnya mengawali laga dengan baik. Nikola Kalinic sudah membawa tuan rumah unggul di menit ke-12 usai menuntaskan umpan terobosan Diego Godin.

Tim tamu membalas lewat sepakan voli Valery yang mengubah skor menjadi 1-1. Skor 1-1 bertahan sampai babak pertama berakhir. Girona membalikkan keadaan di menit ke-59. Tendangan bebas Aleix Garcia ditanduk Cristhian Stuani mengarah ke pojok kanan bawah. Laga berjalan semakin ketat. Atletico yang tak mau dipermalukan di kandang sendiri meningkatkan intensitas dan berhasil menyamakan skor di menit ke-66.

Antoine Griezmann melepaskan umpan terobosan untuk Kalinic, tapi dibiarkan oleh sang penyerang. Bola diterima Correa dan diselesaikan ke dalam gawang. Atletico nyaris menambah gol ketika umpan Correa disambar Godin. Bola sepakan godin bisa ditepis dan mengenai mistar gawang. Di menit ke-84, tuan rumah kembali memimpin. Tusukan Thomas Lemar di kiri mengirim umpan ke Griezmann. Griezmann menuntaskannya dengan sepakan deras.

Keunggulan Atletico tak bertahan lama. Girona membalas empat menit kemudian. Sepakan Borja Garcia mengenai kaki Seydou Doumbia dan masuk ke gawang. Di sisa waktu pertandingan, Atletico tak berhasil mendapatkan gol kemenangan. Girona pun lolos karena berhasil mencetak tiga gol di Wanda Metropolitano, dengan skor agregat 4-4.

Meski kalah, Gimenez menilai Atletico lebih baik daripada Girona. Namun, dia tetap memberi selamat ke lawannya karena dinilai sudah main dengan cerdas. “Kami ingin lolos. Kami melakukan semua yang kami bisa. Saya pikir kami adalah tim yang lebih baik di seluruh pertandingan. Kami melakukan hal-hal dengan baik dan kami harus melanjutkan hal-hal dengan baik,” kata Gimenez.

“Saya ingin memberi selamat kepada Girona, mereka memainkan permainan yang cerdas. Kami menghadapi tim yang sangat sulit,” sambung bek 23 tahun itu.