AS Roma Diakui Bermain Dengan Kurang Kreatif Saat Menyerang

 Roma – ‘Serigala Ibukota’ hanya bisa meraih hasil seri dengan skor kacamata ketika mereka mendatangkan AC Milan. AS Roma memang sudah diakui kalau mereka begitu kesulitan untuk bisa membuat berbagai peluang dengan tak adanya Miralem Pjanic di atas lapangan yang membantu mereka.

Roma telah menutup tahun 2014 ini dengan mendatangkan Milan ke Olimpico di tanggal 21 Desember di hari Minggu dinihari mendatang. Tiga angka tentu saja menjadi bidikan mereka agar bisa tetap menjaga selisih poin dengan tim yang kini masih sangat nyaman duduk di puncak klasemen sementara Seri A, Juventus, tetap 1 poin saja. Namun, harapan tersebut langsung hilang sesudah Roma gagal mencetak gol dalam 90 menit pertandingan melawan Milan. Walaupun tercatat sukses untuk mendominasi jalannya laga dengan memiliki 62% ball possession, tapi faktanya Roma justru lebih sering melakukan tendangan ke gawang.

Klub yang berjulukan sebagai I Lupi tersebut tercatat memiliki 16 tendangan dengan hanya 5 diantaranya yang sukses menemui bidang, sedang di sisi lain Milan memiliki 9 percobaan dan 7 diantaranya berhasil mengarah tepat ke gawang tuan rumah. Kesempatan Roma untuk bisa memenangkan pertandingan sebenarnya kian terbuka setelah Milan harus kehilangan satu pemainnya, Pablo Armero pada menit yang ke-70, mengingat Pablo Armero yang menerima kartu merah setelah dua kali mendapatkan kartu kuning, yang terjadi akibat bola menyentuh tangannya.

Tapi, tampaknya hal tersebut tak berpengaruh banyak karena Roma tetap saja kesulitan membongkar pertahanan Milan, yang lebih memfokuskan diri untuk tetap tampil bertahan demi menjaga skor imbang, semenjak harus tampil dengan 10 pemain saja.

Satu lagi yang menjadikan Garcia cukup merasa kecewa dengan hasil tersebut adalah disaat wasit memutuskan untuk tidak memberikan hadiah pinalti kepada mereka setelah Nigel De Jong yang terlihat hands ball disaat ia menyambut adanya tendangan sudut. Sedangkan pinalti yang lainnya juga dari hands ball, akibat Andrea Poli menyenggol bola dengan tangannya.

Garcia sendiri juga turut mengakui kalau timnya itu tidak terlalu kreatif di atas lapangan setelah tak ada Miralem Pjanic di lapangan, sebab harus absen akibat akumulasi kartu kuning. “Sata cukup mempertimbangkan ini menjadi sebuah langkah mundur dan dua angka yang hilang. Namun, walupun kami memiliki beberapa peluang untuk bisa dimaksimalkan menjadi gol, mungkin kami tak memiliki banyak kesempatan dan kami juga terlihat kurang inisiatif utnuk menyerang disaat Pjanic tak bermain,” kata Garcia.

Atas hasil seri ini, maka kini Roma terpaut tiga angka dari Juventus. AS Roma telah mengumpulkan sebanyak 36 poin, sementara di sisi lain Juventus telah memiliki sebanyak 39 poin.