AreaBola & Casino – Pemecatan Mano Menezes Sebagai Pelatih Brasil Mendapat Kritikan Keras Dari Zico

Area Bola – Keputusan tim nasional dari Brasil yang telah memecat pelatihnya bernama Mano Menezes telah mendapat kritik keras dari eksekutor bintang dari Selecao Zico. Menurut Zico atas keputusannya tersebut masih terlalu tergesa gesa dan seharusnya Menezes masih dapat diberi kesempatan lagi.

Menezes hanya sekitar baru dua tahun memegang Brasil pada saat menggantikan Carlos Dunga yang telah dipecat setelah hasil buruk di ajang Piala Dunia 2010. Target dari Menezes tentunya merupakan membawa Brasil telah menjadi juara dunia saat ajang Piala Dunia digelar di negara mereka.

Tetapi, sebelum adanya pesta sepakbola itu dimulai Menezes sudah keburu dipecat karena telah dianggap tidak mampu membawa Brasil untuk berprestasi saat mengikuti Copa America tahun 2011 setelah tersingkir di perempatfinal dan juga Olimpiade tahun 2012 yang kalah di final saat berhadapan dengan Meksiko. Seperti yang diberitakan oleh Agen Bola Terpercaya.

Tidak cuma sampai disitu Brasil juga sempat dikalahkan oleh rival abadinya yaitu Argentina pada partai persahabatan beberapa waktu yang lalu memungkinkan bikin CBF atau lebih  dikenal Federasi Sepakbola Brasil merasa gerah dan pada akhirnya mem-PHK pelatih yang bernama lengkap Luiz Antonio Venker de Menezes.

Mengenai keputusan tersebut federasi dari sepakbolanya itu, Zico yang sekarang melatih Irak sekarang mengkritik keras karena saatnya memang tidak tepat untuk Brasil memecat pelatihnya Menezes di tengah persiapan tim untuk menuju Piala Dunia dan yang terdekat adalah dari Piala Konfederasi tahun mendatang.

“Dia yang masih pergi pada waktu yang salah,” ucap Zico. Ini bukan waktu yang tepat bagi Brazil untuk memilih pelatih lain menggantikan Menezes, pelatih seperti dia akan sulit didapatkan dalam waktu sesingkat ini. Kami sangat menyayangkan atas keputusan Brasil memecatnya secara mendadak.

“Biasanya pelatih memiliki dasar untuk dia bekerja, namun Mano yang memulainya dari nol dan juga harus terus memulainya dari keadaan yang memang tidak terlihat baik. Yang terpenting adalah mendapatkan juara di Piala Dunia, bukan hanya pertandingan persahabatan,” tuntasnya. Ini akan menjadi hal yang buruk pada pertandingan yang berikutnya tanpa adanya pelatih.

 

 

 

 

 

Post by : Bola Tangkas 2