Agen Taruhan Bola Piala Dunia | Chelsea Sudah Menuntaskan Belanja Dibursa Transfer

Dengan kedatangan Samuel Eto’o ke Chelsea menjadi pembelian terakhir Chelsea di bursa transfer ini karena aktivitas belanja ‘Si Biru’ sudah tuntas. Ini sekaligus menghentikan rumor soal minat mereka pada Wayne Rooney.

Chelsea jadi salah satu tim Inggris yang sibuk di musim panas ini selain Manchester City dan Tottenham Hotspur. Mereka sudah melakukan lima pembelian dengan Andre Schuerlle jadi pembelian pertama lalu disusul oleh Marko van Ginkel, Mark Schwarzer, Willian, dan terakhir Eto’o. Masuknya nama penyerang Kamerun itu disebut-sebut akan kian bikin gemuk skuat Chelsea terutama Willian yang harus bersaing dengan 5-6 gelandang yang sama-sama berkualitas.

Dengan kedatangan Eto’o, Jose Mourinho menilai bahwa ia memang membutukan sosok eks pemain Inter Milan itu di lini depan. Dan inilah yang bikin Mourinho sangat puas dengan timnya saat ini dan mengumumkan bahwa aktivitas mereka di bursa transfer sudah selesai dan tidak akan mengejar Rooney lagi.

“Aktivitas kami di bursa transfer sudah berakhir. Kami punya tim yang bagus. Kami sudah cukup dengan pemain yang sekarang. Dimana kami sudah melakukan banyak pembelian di musim panas ini,” tutur Mourinho kepada Agen Taruhan Bola Piala Dunia www.bwinning.com .

“Samuel akan memberi kami kualitas lain dalam hal penyerangan. Dia adalah pemain berpengalaman untuk tim yang memang membutuhka pemain seperti itu. Dia akan membuat lini depan kami semakin tajam,” sambungnya.

“Untuk semua pihak, pengejaran pun selesai. Satu yang hal yang bisa saya katakan kepada orang lain adalah sesuatu yang Anda ingin sudah tercapai maka anda akan menghentikan pengejaran. Bergitu juga dengan kami yang sudah cukup mendapatkan pemain dan sudah menghentikan pembelian di bursa transfer musim panas ini,” sambungnya

“Saya merasa setiap orang punya hak untuk punya kehidupan, masa depannya dan saya menghormati itu,” demikian dia.

Lebih lanjut Mourinho juga menegaskan bahwa Chelsea memutuskan tak lagi mengejar Rooney meski media-media Inggris masih saja memanasi isu tersebut