Agen Taruhan Bola – Manchester United Pekerjaan Terakhir Van Gaal

Van_Gaal

Di usianya yang sudah tak muda lagi, yakni 63 tahun, Louis Van Gaal merasa bahwa dirinya sudah tua. Setelah karir pelatihnya yang gemilang di banyak klub sebelumnya, Setan Merah akan menjadi perhentian terakhir untuk kemudian masuk ke periode pensiun.

Keluarga menjadi alasan utama Van Gaal untuk menyudahi karirnya sebagai seorang manajer setelah tuntas bersama Manchester United nantinya. Disebutkan selain tuntutan dari istrinya untuk segera pensiun, manajer asal Belanda itu juga ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak dan cucunya.

“Istriku sudah memintaku untunk berhenti sejak 5 tahun lalu. Saya tak menikahi pekerjaan, saya manajer 24 jam, tapi saya juga adalah seorang ayah 24 jam bagi anak-anak saya, kakek dari cucu saya dan saya juga 24 jam mencintai istri saya. Saya menikahi profesi saya, lebih dari dia. Saya lebih sering melihat asisten pribadi daripada melihat istriku.”, ujar Van Gaal seperti yang dilansir oleh Agen Taruhan Bola.

Truus merupakan istri kedua Van Gaal, istri pertamanya yang bernama Fernanda meninggal dunia pada tahun 1994 lalu akibat penyakit kanker pankreas. Dari kisah cintanya dengan Fernanda, Van Gaal dianugerahi dua orang anak perempuan.

“Saya sudah tua. Ini adalah pekerjaan terakhir saya. Itu pasti, saya harus memberikan perhatian kepada anak saya, cucu saya dan juga istri saya. Mereka layak mendapatkannya. Sekarang saya tak bisa memberikan perhatian kepada mereka. Bahkan tidak saat cucu saya berulang tahun. Saya tidak suka hal itu. Tentu saja, tapi mereka merindukan saya.”, jelasnya.

Meski dirinya belum memutuskan kapan akan pensiun, namun Van Gaal sudah punya rencana untuk hari tuanya kelak. Dia ingin menikmati itu semua di Portugal, di mana dia bersama istrinya sudah menyiapkan rumah di sana.

“Saya punya surga di Portugal. Saya ingin berhenti dan pergi kesana, main golf, makan makanan yang enak. Ada anggur bagus di sana. Juga ada pantai, cuaca yang sangat indah.”, ujar Van Gaal seperti yang diberitakan Agen Taruhan Bola.

“Saya tak ingin melakukan perjalanan. Semua orang ingin menyentuh badan saya di bandara, selalu ada yang memperhatikan saya. Saya adalah satu-satunya yang memutuskan kapan kami harus terbang. Saya tak suka hal itu. Lebih baik duduk di surga saya, surga kami.”, jelas Van Gaal.

Sebagai seorang manajer sepak bola. Van Gaal memulai karirnya dengan menjabat sebagai seorang asisten di AZ Alkmaar dan Ajax Amsterdam. Tahun 1991 dia ditunjuk sebagai seorang pelatih utama Ajax Amsterdam dan langsung sukses memberikan kesuksesan kepada klub raksasa Belanda itu.

Perjalannya kemudian berlanjut di Spanyol bersama Barcelona di mana dia juga meraut kesuksesan setelah mengantar Barca menjuarai La Liga, Copa Del Rey serta Piala Super Eropa. Kesuksesan lain juga diraih saat dirinya menukangi Bayern Munich setelah sukses memberikan trofi Bundesliga, Piala Jerman dan Piala Super Jerman.

Di level timnas, dia dua kali melatih timnas Belanda. Musim panas lalu di Brasil dia berhasil mengantar Van Persie cs menjadi juara tiga turnamen tersebut.

Van Gaal dikenal sebagai seorang pelatih yang amat detil, bahkan sejak saat di masih membesut Ajax Amsterdamn, hingga kini kebiasaan itu tak berubah, dia masih membuat catatan di atas kertas saat menyaksikan anak asuhnya bermain di atas lapangan. Kecermatannya terhadap hal kecil sampai membuat dirinya dikenal sebagai pelatih yang amat teliti.

Post by Agen Taruhan Bola