Agen SBOBET – Diego Milito Ketajamannya Masih Terpelihara

Setelah melakukan musim yang keempatnya di Inter Milan, striker serang Diego Milito yang masih menawan. Ketajamannya masih tampak terpelihara dan dia yang baru saja menjadi salah satu pahlawan atas kemenangan timnya dalam ajang Derby d’Italia.

Selalu menjadi pemain starter dari 11 laga pertandingan Inter yang sejauh musim panas ini, penyerang yang berasal dari Argentina itu yang sudah dua kali merobek gawang milik Juventus dalam lanjutan di grup Seri A di tempat kejayaan klub kota Turin itu, pada hari Minggu tanggal 4 november 2012 dinihari WIB.

Gol yang pertama dia cetak melalui tembakan penalti pada menit ke 59, sekaligus juga untuk menyamakan skor kedudukan setelah tim Juventus membuka skor saat kickoff yang baru berdurasi 20 detik lewat tendangan gol Arturo Vidal.

Milito pula yang sudah membuat Inter milan untuk dapat berbalik unggul setelah pada menit ke 76 me-rebound bola tembakan dari Freddy Guarin yang telah diblok penjaga gawang Gianluigi Buffon. Tim tamu yang sudah melengkapi kemenangannya dengan skor 3-1 melalui gol Rodrigo Palacio pada menit-meni yang terakhir. Seperti yang dikutip oleh Judi Bola Dan Casino.

Dua gol yang dicetak oleh Milito itu telah menjadikan pesepak bola berjulukan ‘El Principe’ dipanggailannya “Pangeran” itu sudah menjadi mengumpulkan tujuh gol [ada musim panas ini, atau cuma kalah satu gol dari sang top skorer sementara, bernama Stephan El Shaawary dari tim AC Milan.

Dalam umur yang tidak lagi muda, Milito yang sekarag berusia 33 tahun memang terbukti masih menjadi mesin pencetak gol yang handal bagi timnya. Semenjak dibeli dari Genoa pada musim panas tahun 2009, dia sudah mengemas keseluruhan 70 gol dari 140 partai bargabung dengan La Beneamata pada semua kompetisi. Yang artinya, pada setiap dua laga pertandingan dia dapat mencetak sebuah gol.

Pada musim yang pertama dalam balutan seragam Nerazzurri, lelaki yang kelahiran tanggal 12 Juni 1979, Milito telah mengukir 30 gol dan menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya saat akan meraih tiga gelar di Seri A, di Liga Champions, dan juga di Coppa Italia.

Statistik saat bermainnya telah merosot dalam sekejap pada musim yang berikutnya karena cuma mendulang enam gol dari 23 laga pertandingan di ajang liga, yang telah membuatnya diberi gelar Bidone d’Oro alias “keranjang sampah emas” . Karena terbesarnya merupakan dia yang kerap cedera dan Inter juga goyah setelah pernah ditinggal oleh pelatih Jose Mourinho yang sedang hijrah ke Real Madrid.

tetapi, pada musim yang selanjutnya sang ‘Pangeran’ telah menyalak lagi dengan mengoleksi 24 gol pada Seri A termasuk juga tiga hat-trick, atau cuma terpaut oleh empat gol dari sang top skorer liga, bernama Zlatan Ibrahimovic.

 

 

 

 

Post by : GD88 ( Green Dragon Casino )