Agen Judi Online – Bravo Dinobatkan Sebagai Kiper Terbaik Piala Konfederasi 2017

Claudio Bravo

Agen Judi Online – Piala Konfederasi 2017 telah usai, namun menyisakan banyak kenangan indah terutama untuk sosok yang bernama Claudio Bravo. Penjaga gawang Manchester City itu resmi menerima anugerah Golden Glove. Ia jadi kiper paling baik dalam turnamen tersebut bahkan hanya kemasukan tiga gol dari lima pertandingan.

Seperti diketahui Bravo hadir di Piala Konfederasi tahun ini dengan banyak kritikan. Performanya bersama Manchester Biru sepanjang musim lalu jauh dari kata memuaskan. Ia sering membuat kesalahan fatal, dicaci media Inggris, bahkan posisinya pernah direbut oleh Willy Cabalero. Namun ketika membela skuad Chile, Bravo menunjukkan kelincahannya sebagai penjaga gawang utama. Ia berubah jadi benteng pertahanan yang terbilang kokoh.

Gawangnya sendiri hanya kebobolan tiga kali sepanjang turnamen yakni satu oleh Jerman di babak penyisihan grup, satu melawan Australia, dan terakhir dijebol oleh Lars Stindl pada partai final hari Senin, 3 Juli 2017. Penampilan Bravo yang paling mengejutkan terjadi di babak semifinal dengan melawan timnas Portugal. Eks kiper Barcelona FC ini berperan besar dalam menentukan langkah Chile ke partai puncak. Saat itu La Roja dan Portugal harus bermain imbang tanpa gol dalam waktu normal 2×45 menit. Dengan babak perpanjangan waktu, kedua pihak juga tak kunjung mencetak gol sehingga dilanjutkan lewat adu penalti. Tercatat, Bravo tampil perkasa dengan mematahkan eksekutor timnas Portugal. Mereka ada Ricardo Quaresma, Joao Moutinho dan Luis Nani yang selama ini dikenal sebagai spesialis bola mati. Namun dihadapan Bravo, ketiganya mati kutu, jadilah Chile lolos ke final dengan kemenangan 3-0 dalam drama penalti. Tidak heran, Bravo pun dikagumi banyak pengamat ketimbang performa Cristiano Ronaldo dkk (juara Eropa yang dinilai lebih gemilang dari timnya).

Kendati akhirnya hanya jadi runner-up Piala konfederasi, mendapat sarung tangan emas adalah pemulihan kepercayaan diri yang bagus untuk Bravo. Sepanjang musim 2016-2017 menderita, dia seperti menaikkan reputasinya sebagai salah satu kiper top dunia, sesuatu yang sempat dirasakannya dalam dua tahun ketika berseragam El Catalan.

 

Agen Judi Online